Beranda EKONOMI Cara Mendapatkan Program Bantuan untuk UMKM Terkena Dampak Covid-19, Klik Di Sini

Cara Mendapatkan Program Bantuan untuk UMKM Terkena Dampak Covid-19, Klik Di Sini

bantuan UMKM
Pemerintah menggelontorkan program bantuan untuk para pelaku Usaha Mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan ke masing-masing pengusaha mikro sebesar Rp 2,4 juta.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM, Senin (21/9/2020), apabila ingin mendapatkan bantuan ini bisa mendaftarkan diri atau mengajukan diri ke lembaga/instansi yang sudah ditentukan.

Bantuan

BACA JUGA:  Teknologi Digital Dibutuhkan untuk Pengembangan Produk Berbasis Kearifan Lokal

Lembaga/instansi tersebut adalah Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM, Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum, Kementerian/Lembaga, perbankan dan perusahaan pembiayaan lain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ketika mendaftar atau mengajukan diri, calon penerima BLT harus melengkapi data-data. Yakni mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, alamat tempat tinggal, bidang usaha hingga nomor telepon.

Bantuan UMKM

BACA JUGA:  BAKTI Ajak Startup dan Komunitas Bersinergi Kembangkan Daerah 3T

Bantuan ini masih terus akan dibuka hingga mencapai 12 juta pengusaha mikro atau penyerapannya sudah mencapai 100%.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekenomian Airlangga Hartarto menyatakan, adapun jumlah penyerapan bantuan ini per 4 September 2020 yang lalu masih sekitar 46,5 persen dengan total anggaran realisasi yang sudah diberikan sebanyak Rp 13,42 triliun.

“Total anggaran realisasi penyaluran per 4 September 2020 yang lalu, tercatat sebesar Rp 13,42 triliun atau sekitar 46,5%,” ujarnya.

Bantuan UMKM

BACA JUGA:  Asia Tenggara Wujudkan Masa Depan Berkelanjutan pada 2030 Melalui Investasi Global

Airlangga mengatakan dari angka ini apabila dilihat berdasarkan provinsi, wilayah Provinsi Papua Barat lah yang paling sedikit penyalurannya. Sementara wilayah yang paling banyak atau yang paling mendominasi adalah wilayah Provinsi Jawa Barat dengan jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan bantuan sebanyak 1.147.173 pelaku usaha mikro.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki meminta pelaku usaha mikro yang belum mendaftarkan diri, bisa segera mengajukan dirinya kepada para pengusul. “Silahkan saja mendaftar, secepatnya,” ujarnya.

Bantuan UMKM

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Tembus Level US$ 19.319, Kejutkan Pasar Cryptocurrency.

Namun, penerima bantuan BLT ini harus benar-benar memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan. Adapun persyaratannya disebutkan dia adalah pengusaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan (unbankable), pelaku usaha merupakan WNI, mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK), mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, bukan anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri ataupun pegawai BUMN/BUMD.

“Ini bantuan hibah, bukan pinjaman. Jadi yang bisa mendapat bantuan ini mereka yang unbankable saja,” pungkasnya.

loading...
Apa Tanggapan Anda Tentang Media Ini?