EKONOMI

DMI Gandeng GoPay Maksimalkan Infaq Digital Untuk Gerakan Memakmurkan Masjid

DMI
Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggandeng GoPay, untuk mendukung gerakan memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

Sebelumnya DMI telah menggagas gerakan Seruan Dari Masjid serta Semprot Mandiri kepada lebih dari 800 ribu masjid se-Indonesia untuk mendukung pencegahan COVID-19.

DMI
(kiri-kanan)
Budi Gandasoebrata, Imam Addaruqutni, Achmad Sugiarto dan M. Jusuf Kalla. Foto : Istimewa

Seruan yang disampaikan DMI selepas shalat berjamaah ini berisi pentingnya protokol kesehatan seperti kewajiban memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

DMI kali ini kolaborasi dengan GoPay diharapkan mendorong jamaah masjid memaksimalkan metode pembayaran digital tanpa sentuhan yang mudah serta aman dalam berinfaq dan sedekah.

Lewat kolaborasi dengan GoPay ini, DMI semakin memperkuat komitmennya dalam mencegah penyebaran COVID-19 dengan mendorong pemanfaatan infaq digital tanpa kontak.

DMI
(kiri-kanan)
Imam Addaruqutni, Achmad Sugiarto, dan Budi Gandasoebrata. Foto ; Istimewa

GoPay dan DMI sendiri telah menjalin kerjasama sejak Juli 2019 untuk pemanfaatan fitur donasi digital di aplikasi DMI.

Menurut Ketua Umum DMI M. Jusuf Kalla selain menjadi tempat suci untuk beribadah bagi umat Islam, masjid juga memiliki fungsi sosial sebagai pusat penyelesaian masalah serta pusat syiar.

“Salah satu fungsi sosial masjid yang dimanfaatkan DMI adalah menyiarkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan lewat gerakan seruan dari masjid.”ujar Jusuf Kalla di konferensi pers virtual, Selasa (28/7/20)

Lewat gerakan ini, usai shalat berjamaah, Taa’mir masjid akan menyampaikan tiga protokol kesehatan melalui pengeras suara yaitu jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker.”ujar Mantan Wakil Presiden ini.

“Untuk itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga dan memanfaatkan masjid bagi kesejahteraan jamaah serta masyarakat sekitar. Oleh karenanya, DMI terus aktif menggandeng para pihak yang memiliki visi serupa untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid, salah satunya dengan kolaborasi bersama GoPay. Kami melihat kolaborasi DMI dan platform digital seperti GoPay memiliki potensi besar untuk memajukan ekonomi masjid dan menyejahterakan umat,”tambah Jusuf Kalla.

DMI
Budi Gandasoebrata ( Managing Director GoPay) , Foto : Istimewa

Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata mengatakan pihaknya kami sangat senang dapat kembali berkolaborasi dengan DMI. Pihaknya ke depan juga terbuka untuk terus berkolaborasi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) agar makin banyak yang memakmurkan dan dimakmurkan masjid

“Kami mencatat pertumbuhan donasi digital sebanyak 2 kali lipat di saat pandemi Covid-19. Melalui platform digital, donasi yang masuk ke masjid juga tercatat dengan baik sehingga lebih aman dan transparan,” ungkap Budi Gandasoebrata.

“Sejauh ini, kami melihat tren positif penggunaan sedekah dan infaq digital oleh masyarakat menggunakan GoPay. Melalui platform digital, donasi yang masuk ke masjid juga tercatat dengan baik sehingga lebih aman dan transparan.”tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia Imam Addaruqutni menyampaikan, kolaborasi ini juga dapat mendukung semangat DMI untuk mengembangkan ekonomi umat berbasis masjid.

“Dengan jumlah masjid di Indonesia yang sangat besar, ekonomi umat berbasis masjid memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan memanfaatkan teknologi digital. Saat ini, kami telah mengayomi lebih dari 800 ribu masjid di seluruh wilayah Indonesia. Lewat kolaborasi dengan platform digital seperti GoPay, berpotensi besar untuk memaksimalkan kesejahteraan jamaah dan masyarakat sekitar sehingga tercapai tujuan kita untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid.”ujarnya

“Ekonomi Indonesia masih didominasi oleh transaksi tunai, meskipun transaksi data mobile banking telah melewati transaksi ATM atau Debit Card dan transaksi Non Bank telah melewati bank, semuanya terjadi pada 2018. Sementara itu, pada era adaptasi kebiasan baru, percepatan akselerasi digital yang mendukung kebutuhan masyarakat harus makin diberikan kemudahan.”jelas Ketua Departemen Kominfo & Arsitektur Dewan Masjid Indonesia Achmad Sugiarto

“Aplikasi Dewan Masjid Indonesia sendiri telah memudahkan dan mempercepat masyarakat menyalurkan Infaq-nya secara digital, antara lain dengan GoPay. Aplikasi Dewan Masjid dapat diunduh dan digunakan melalui Android dan juga IOS, paralel saat ini sedang penyempurnaan upgrade UI/UX yang direncanakan selesai pada Agustus 2020 dengan tampilan baru yang semakin memudahkan pengguna aplikasi.”tutupnya.

loading...