Beranda PERISTIWA Ganjar Pranowo Sesalkan Aksi Nekat Buka Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap

Ganjar Pranowo Sesalkan Aksi Nekat Buka Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap

Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyesalkan aksi nekat yang dilakukan oleh satu keluarga di Cilacap yang membuka peti jenazah pasien Covid-19. Bahkan keluarga jenazah yang bermukim di Kecamatan Kroya, Cilacap, itu memandikan jenazah.

Ganjar Pranowo mengatakan, peristiwa itu terjadi karena keluarga tersebut tidak tahu jenazah positif Covid-19 akibat hasil tes swab yang belum keluar.

“Ini koreksi buat kami pemerintah bahwa tes itu harus cepat. Target 8 jam sekarang kita kejar. Karena kan hasil swab yang terlambat ternyata sangat mempengaruhi,” ujar Ganjar Pranowo, Selasa (22/9/2020).

BACA JUGA:  Griya Pijat Eiffel Digerebek, Terapis Layani Pelanggan Tanpa Busana

Menurut Ganjar Pranowo, aksi nekat itu terjadi karena keluarga merasa perlu menghormati dan merawat jenazah almarhum selayaknya pasien COVID-19.

“Sebenarnya mereka ini merasa bahwa almarhum tidak positif. Dia ingin menghormati orang tuanya dengan cara merawat dan mengubur jenazah dengan cara tidak dimakamkan dengan prosedur COVID-19,” ujar Ganjar.

BACA JUGA:  Prancis Desak Negara Arab Hentikan Boikot

Pemerintah Kabupaten Cilacap saat ini telah melakukan upaya tracing kepada pihak keluarga dan warga yang pernah kontak erat dengan almarhum. “Sekarang Pemkab Cilacap sudah ngurus itu. Hasilnya saya belum dilaporin. Kemarin langsung diurus untuk di tracing, di swab dan diedukasi,” jelas Ganjar.

Ganjar juga mengimbau masyarakat agar mengikuti petunjuk dokter jika menderita gejala COVID-19. “Saya minta masyarakat untuk mengikuti aturan dan arahan dokter yang berkaitan dengan kesehatan dan kematian. Seandainya hasil swab belum keluar harus mengikuti protokol kesehatan COVID-19,” ujar dia.

loading...