Beranda NASIONAL Gatot Nurmantyo Mengaku Telah Melanggar Janji

Gatot Nurmantyo Mengaku Telah Melanggar Janji

Gatot Nurmantyo
Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI ini mengungkapkan perasaannya dan menceritakan awal mula dirinya ikut bergabung mendirikan organisasi KAMI usai pensiun dari TNI-AD.

Bahkan Gatot Nurmantyo, menceritakan bahwa ia telah melanggar janji terhadap Istri, anak, dan cucunya, usai ia pensiun dari dinas di militer.

BACA JUGA:  7 Orang Kelompok Teroris Ali Kalora Ditembak Mati, Ini Daftar Lainnya

Mantan Panglima TNI ini mengungkapkan bahwa dirinya sudah memiliki utang yang cukup besar pada keluarganya saat dirinya awal berdinas di TNI-AD. Gatot bahkan mengaku selama berdinas di TNI dirinya tidak memberikan banyak perhatian pada istri dan anak-anaknya.

Jenderal Bintang Empat itu juga sempat membuat janji terhadap dirinya bahwa usai pensiun dari kedinasan TNI-AD akan membalas semua perhatiannya kepada keluarga dan anak-anak, khususnya janji terhadap cucunya.

Gatot Nurmantyo

BACA JUGA:  Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung, untuk Jangkau Kawasan Terpencil

“Sejak letnan saya dapat tugas operasi terus menerus pulang pergi, sampai orang lain bulan madu saya menikah, malamnya jam 4 sudah pergi lagi. Dan anak satu, saya baru bertemu setelah enam bulan dan itupun bertemu satu hari lalu pergi lagi,” ungkap Gatot melalui YouTube Karni Ilyas Club, Senin 19 Oktober 2020.

Namun, Gatot mengatakan usai pensiun dan waktu berjalan dirinya dalam perenungan melihat bahwa Allah SWT telah banyak berikan dirinya kesempatan dari pangkat, jabatan, dan lain-lain. Tapi dalam perenungan itu, ia juga menemukan hal-hal yang masih mengganggu hidupnya.

BACA JUGA:  Ahmad Riza Patria dinyatakan Positif Covid-19.

“Saya merenung untuk apa ini, saat merenung itu ada hal-hal yang mengelitik saya yaitu pada saat itu RUU HIP dan kondisi bangsa yang sedang dialami dua hal sangat sensitif yaitu Covid dan ekonomi. Dan di situ saya ingat saya pernah bersumpah pada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945, sehingga saya merasa masih punya utang pada negara dan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Kemudian, kata Gatot, dengan melihat kondisi bangsa tersebut dirinya kemudian melakukan diskusi dengan sejumlah orang tua yang dinilai sudah tidak punya kepentingan lain, seperti Bachtiar Chamsyah dan Din Syamsuddin guna ingin menyuarakan hal tersebut.

“Jadi kita ingin menyuarakan ini, ada organisasi yang keluarkan suara ini. Jadi, itu latar belakang dari lahirnya KAMI,” pungkas Gatot.

loading...
Apa Tanggapan Anda Tentang Media Ini?