Beranda PERISTIWA Geliat Prostitusi di Kawasan Puncak Bogor Diwarnai Sindikat Baru, 14 Perempuan Terseret

Geliat Prostitusi di Kawasan Puncak Bogor Diwarnai Sindikat Baru, 14 Perempuan Terseret

Prostitusi
Prostitusi di tengah pandemi masih menggeliat di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polres Bogor berhasil membongkar perdagangan manusia berkedok praktik prostitusi, tiga orang pelaku diamankan.

Praktik berkedok prostitusi ini diduga sindikat baru. “Kami mengamankan tiga pelaku, satu wanita dan dua pria, untuk wanita berinisial HA alias Mamah Miang dan dua pria inisial AN alias Kepo dan HI alias Beke. Selain pelaku kami juga mengamankan 14 korban, uang Rp2 juta, 17 telepon selular, satu kendaraan dan puluhan kondom,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Ronald Ronaldy, Sabtu (21/11/2020)

Ronald juga menjelaskan dalam penggerebekan di salah satu vila di kampung Binataruna, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, pada Rabu, 18 November 2020, petugas menemukan 14 korban perempuan yang akan diperjualbelikan oleh pelaku.

Prostitusi

Ronald mengungkapkan 14 korban tersebut berusia variatif dengan usia termuda 17 tahun dan yang paling tua 51 tahun. Mereka dipatok tarif Rp2 juta untuk sekali kencan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para korban ini bukan berdomisili di Bogor, mereka berasal dari beberapa daerah dan ditampung di sebuah mes di Cianjur oleh para pelaku. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut yang diduga merupakan sindikat.

Prostitusi

“Para pelaku dijerat Pasal 2 UU Trafficking 21/2007 dan Pasal 296 KUHP, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Sementara itu para korban akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk di lakukan pembinaan di UPT Balai Kesejahteraan Sosial Bogor,” ujar Ronald.

BACA JUGA:  Mobil Pajero Sport Berpelat RI 1 Nekat Terobos Mabes Polri
loading...
Apa Tanggapan Anda Tentang Media Ini?