POLITIK

Gerindra Minta Jokowi Pecat Luhut, Karena Sebut Kehadiran 49 TKA China Tidak Melanggar

Pernyataan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan tidak ada pelanggaran terkait kehadiran 49 tenaga kerja asing (TKA) China yang masuk ke Kendari pada Minggu lalu (15/3/2020), sontak membuat Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule bereaksi.

Padahal sebelumnya, Staf Khusus Kementerian Tenaga Kerja, Dita Indah Sari mengatakan bahwa para TKA tersebut tidak memiliki ijin kerja dari Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kemnaker atau ilegal.

Namun, Luhut dengan tegas telah memastikan tidak ada pelanggaran dari puluhan TKA tersebut, hingga meminta masalah ini tidak diperpanjang.

“Jangan dibesar-besarkan juga. Harus proposional. 49 itu dapat visa 211 A pada 14 Januari sebelum kita dapat larangan China datang ke Indonesia. Ada juga Permen Kumham. Jadi nggak ada yang dilanggar,” ujar Luhut dikutip dari Warta Ekonimi, Kamis (19/2020).

Pernyataan Luhut itu pun membuat Iwan Sumule mempertanyakan maksud Luhut yang menyebut tidak ada masalah. “Luhut mau buat rakyat marah?” ujarnya.

Padahal menurut Iwan, pernyataan dari Kemenaker sudah jelas. Bahwa 49 TKA tersebut tidak punya izin. “Tapi Menko Luhut masih saja bilang tak ada yg dilanggar. Pak Jokowi (tolong) segera pecat Luhut!” tegasnya.

Comments

comments

BACA JUGA:  Ahmad Riza Patria Terpilih Jadi wakil Gubernur Pendamping Anies Baswedan
loading...