Beranda Indeks Top Gubernur Sulsel Cek Layanan Kesehatan RSUD Anwar Makkatutu

Gubernur Sulsel Cek Layanan Kesehatan RSUD Anwar Makkatutu

Gubernur
RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng
Gubernur Sulawesi Selatan (SulSel), Prof. DR. IR. H.M. Nurdin Abdullah M.Agr melakukan kunjungan kerja ke RSUD Prof Dr HM Anwar Makkatutu Bantaeng di Jalan Seruni, Kelurahan Pallantikang, Kecamatam Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Selasa 02 Januari 2021.

Kunjungan kerja Gubernur SulSel kali ini sekaligus melakukan pemantauan langsung kegiatan pencananganan pemberian vaksinasi tahap pertama di lantai 8 RSUD Anwar Makkatutu yang dihadiri Forkopimda Bantaeng dan beberapa tokoh agama serta tokoh pemuda dan tenaga kesehatan yang akan mengikuti proses vaksinasi.

Untuk diketahui, RSUD Bantaeng yang kini bernama RSUD Prof Anwar Makkatutu ini telah berdiri sejak tahun 1921.

PicsArt 02 03 06.27.43 IndeksNews Gubernur Sulsel Cek Layanan Kesehatan RSUD Anwar Makkatutu

Dalam perjalannannya seiring dengan waktu hingga saat ini, RSUD Prof Anwar Makkatutu ini terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Bantaeng dan sekitar Bantaeng.

Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Bantaeng ini senantiasa berusaha mempersiapkan diri dan melakukan berbagai upaya pengembangan layanan untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas dan layanan kesehatan yang prima.

Pengembangan fisik gedung rumah sakit baru yang berlantai 8 ini telah dimulai sejak tahun 2010. Awal mula proses pembangunan rumah sakit ini dilaksanakan pada periode kepemimpinan Nurdin Abdullah sebagai Bupati Bantaeng saat itu yang memiliki visi sebagai “Rumah Sakit Primadona Selatan-selatan”.

Gubernur SulSel, Prof. Nurdin Abdullah menjelaskan bahwa bangunan lama rumah sakit itu dibangun sejak zaman Belanda dan berada di sisi utara gedung berlantai 8 ini.

“Bantaeng ini di zaman penjajahan adalah pusat Pemerintahan Belanda dan disebut sebagai Afdeling (wilayah administratif pada masa Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda). Kurang lebih 90 tahun yang lalu, rumah sakit yang lama disisi utara rumah sakit yang baru ini dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda”, ungkap Nurdin Abdullah.

BACA JUGA  Ustaz Abdul Somad Tulis Surat Wasiat Saat Rasakan Gejala Covid-19

PicsArt 02 03 06.26.59 IndeksNews Gubernur Sulsel Cek Layanan Kesehatan RSUD Anwar Makkatutu

Saat dirinya menjabat sebagai Bupati Bantaeng, disebutkan kondisi rumah sakit lama sudah di bawah standar.
“Daripada harus merenovasi, lebih baik membangun gedung yang baru”, ujarnya.

“Alhamdulillah bisa diselesaikan dengan baik dan saat ini sudah menjadi rumah sakit tipe B. Sudah menjadi rumah sakit rujukan. Saya kira salah satu rumah sakit terindah yang dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Selatan ini, ya ini RSUD Bantaeng. Punya view, baik laut dan gunung, sehingga pasien yang dirawat di sini, menjadi lebih sehat”, kata dia.

Nurdin Abdullah juga berkomitmen untuk membangun rumah sakit ini dengan paripurna. Seiring dengan pembangunannya, Nurdin Abdullah juga membangun Sumber Daya Manusianya. Beberapa dokter umum disekolahkan untuk mengambil sekolah ahli (spesialis).

“Rumah sakit ini sudah paripurna karena memang dibangun berkesinambungan. Seiring dengan proses pembangunan Rumah Sakit berlantai 8 ini, saya juga membangun SDMnya, sebanyak 17 dokter umum disekolahkan untuk mengambil sekolah ahli (spesialis)”, bebernya.

Diretur RSUD Prof Dr HM Anwar Makkatutu, dr. H. Sultan M.Kes menyebutkan, fasilitas yang dimiliki RSUD Anwar Makkatutu saat ini yakni 2 dokter subspesialis, 17 dokter spesialis, 7 dokter umum dan 2 dokter gigi. Juga terdapat dokter gigi spesialis sebanyak 2 orang.

“RSUD Anwar Makkatutu ini dilengkapi 14 layanan kesehatan dan teknologi mutakhir dan canggih. CT Scan 32 slice, sedangkan rumah sakit tipe B lainnya di wilayah selatan-selatan hanya memiliki CT scan 16 slice”, ungkap dr. Sultan.

“Di RSUD Anwar Makkatutu ini, kita ada Spesialis Onkologi. Yaitu spesialis untuk tumor. Jadi pasien-pasien yang ada di wilayah selatan di SulSel ini akhirnya ditangani disini dan tidak sampai ke Makassar. Kita juga ada fasilitas pendukung lainnya seperti pelayanan mata dengan menggunakan laser ditambah fisioterapi dan alatnya lengkap serta penunjang lain seperti yang ada di Rumah Sakit di Makassar”, paparnya.

BACA JUGA  Pengembang Klaster Milik Sinarmas Group Larang Warga Dirikan Musala dan Kumandangkan Azan

Untuk pelayanan selama Pandemi COVID-19 ini juga menjadi perhatian. Pihak RSUD Anwar Makkatutu menyiapkan layanan khusus pasien COVID-19 di gedung lama.

Mengikuti aturan Permenkes yang harus menyiapkan 20 persen tempat tidur dari jumlah keseluruhan itu terpenuhi, karena rumah sakit ini telah menyiapkan 40 tempat tidur. Di gedung lama sebanyak 20 tempat tidur dan bangunan baru ini sebagai tempat transit di lantai 6 menyiapkan 20 tempat tidur.

“Kami siapkan juga ICU dan kamar operasi, khusus pasien yang terkonfirmasi. Jadi memang ada pelayanan khusus pasien yang terpapar COVID-19. Pasien yang bukan terjangkit COVID-19 juga mendapatkan pelayanan dari rumah sakit ini”, pungkas dr. Sultan M.Kes. (**)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaMamuju Sulawesi Barat Kembali Diguncang Gempa
Artikel berikutnyaDewi Perssik Ingin Bekerjasama dengan Saipul Jamil, Apa Kata Angga Wijaya?