Beranda NASIONAL Idham Aziz Calon Kapolri, Pernah Ikut Menumpas Kelompok Santoso sampai Borgol Tommy...

Idham Aziz Calon Kapolri, Pernah Ikut Menumpas Kelompok Santoso sampai Borgol Tommy Soeharto

Calon tunggal Kapolri pengganti Jenderal Tito Karnavian, Komjen Pol Idham Aziz, hampir sepekan ini menjadi sorotan publik. Usai Tito Karnavian dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri, Jenderal kelahiran Kendari, 30 januari 1963 ini mulai disebut-sebut sebagai sosok yang tepat pengganti Tito Karnavian.

Namun, Idham baru akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) setelah pimpinan dan anggota Komisi III DPR ditetapkan. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai, Idham Aziz adalah sosok yang pendiam.

“Sosok Idham Aziz adalah sosok yang pendiam, sedikit bicara, banyak bekerja, dan selama ini selalu bekerja dengan diam tapi dengan hasil yang nyata,” ujar Dasco, Jumat (25/10/2019).

Idham Aziz dinilai sangat kompeten dan memenuhi syarat untuk menjadi Kapolri, baik dari sisi pangkat maupun angkatan keanggotaan Polri.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu pun mendukung Presiden Jokowi yang telah mengusulkan Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri. “Oleh karena itu yang bersangkutan sangat kompeten, memenuhi syarat kualifikasi. Saya mendukung penuh beliau untuk dijadikan Kapolri oleh preside republik Indonesia,” ujarnya.

Idham Aziz merupakan salah satu perwira tinggi (Pati) Polri yang berprestasi. Berbagai jabatan di Korps Bhayangkara pun pernah ditempati hingga ke kursi Kepala Bareskrim Polri. Selain kariernya cemerlang, Idham juga sering dilibatkan dalam tim satuan tugas untuk mengungkap perkara-perkara yang menjadi sorotan publik karena punya latar belakang sebagai reserse dan antiteror.

Idham Aziz pada bulan Desember 2001 tercatat menjadi anggota Tim Kobra untuk menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto di bawah pimpinan Tito Karnavian. Saat itu Idham bertugas di Unit Harda Polda Metro Jaya.

Kemudian, Idham juga ikut menumpas dua teroris kelompok Santoso di Poso, Sulawesi Tengah. Saat itu Idham menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah.

BACA JUGA:  Najwa Shihab Kembali Disorot, Bongkar Pelaku Pembakaran Halte Sarinah

Ketika menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Idham mengungkap pelaku kasus pembunuhan dan sodomi 14 anak jalanan yang ditangkap pada tanggal 9 Januari 2010.

Saat jadi Kapolda Metro Jaya, Idham mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 1,3 ton dari Aceh ke Jakarta dan penyelundupan sabu-sabu 1,6 ton dari Taiwan di Anyer, Banten.

Yang terakhir, Idham juga berhasil menjaga situasi keamanan di Jakarta tetap kondusif saat Ibu Kota menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games 2018. Idham juga terlibat dalam Operasi Camar Maleo bersama TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, awal tahun 2015.

loading...