Beranda ARTWORLD Kala Ilmuwan Bersimulasi dalam Film, Apa yang Terjadi?

Kala Ilmuwan Bersimulasi dalam Film, Apa yang Terjadi?

Bagi ilmuwan, film fiksi ilmiah dapat menjadi sarana simulasi yang murah untuk menuangkan teori atau hipotesisnya, misalnya tentang efek pemanasan global atau hilangnya peradaban suku Maya, dibandingkan ia harus membuatnya sendiri di lab atau di lapangan.

Dari gambaran yang ditampilkan, akan muncul masukan-masukan baru baik dari pandangannya sendiri maupun dari ilmuwan lain sehingga ia dapat memperbaiki hipotesisnya tersebut. Jadi, tidak hanya berupa publikasi di jurnal ilmiah, film pun bisa membantu seorang ilmuwan dalam mengungkapkan dan mempopulerkan gagasannya.

Melansir Warstek.com, seperti yang dialami oleh Kip Thorne, ahli fisika terkemuka yang meraih Nobel Fisika 2017 dan menjadi konsultan film Interstellar (2014) arahan sutradara Christopher Nolan. Untuk membuat tampilan visual seakurat mungkin dari lubang hitam (black hole) dan lubang cacing (wormhole) yang muncul dalam film yang bercerita tentang perjalanan luar angkasa itu, ia harus berkutat selama berbulan-bulan dengan persamaan-persamaan matematis dari teori relativitas umum Einstein.

Indeks News | d6ibj30 19eba9f7 57ca 4397 bf83 822c1c4f4f5f2

Bagaimana bentuk lubang hitam, kekuatan gravitasi, perilaku cahaya di sekitarnya, perkiraan suhu, efek radiasi yang ditimbulkan, dsb, diperhitungkannya dengan sangat teliti. Hasilnya, dengan bantuan CGI (computer-generated imagery) oleh tim efek visual Double Negative VFX, ia berhasil memvisualisasikan teorinya tersebut dan mendapatkan pandangan baru sebagai bahan penelitiannya di kemudian hari.

Sebagai catatan, para ilmuwan baru berhasil mendapatkan gambar sebuah lubang hitam yang sesungguhnya pada tahun 2019 dan ternyata mirip dengan apa yang digambarkan oleh Thorne di film tersebut. Menakjubkan bukan?

Cerita agak berbeda datang dari Jack Horner, seorang ahli paleontologi yang berhasil menarik perhatian jutaan orang lewat film Jurrassic Park (1993) garapan Steven Spielberg. Sebagai konsultan di film yang dipandang sebagai film tersukses tentang dinosaurus tersebut, ia berhasil memperkenalkan teorinya yang mengatakan bahwa dinosaurus bukanlah reptil yang berdarah dingin, melainkan nenek moyang dari burung modern yang berdarah panas. Teorinya tersebut awalnya kontroversial namun sekarang dapat diterima secara ilmiah.

BACA JUGA:  BTS Diperbolehkan Tunda Wajib Militer Korea Selatan

Indeks News | Jack Horner Jurassic World2

Lewat sekuel berikutnya yang berjudul Jurrassic Park: The Lost World (1997), ia juga berhasil ‘menyingkirkan’ Robert Bakker, ahli paleontologi lain yang sering berbeda pendapat dengannya. Dalam film tersebut, atas permintaannya terdapat adegan di mana karakter rivalnya itu (disamarkan menjadi Dr. Robert Burke) dimangsa oleh T. rex. Jadi, tidak hanya sebagai media edukasi, sebuah film dapat menjadi alat atau kendaraan yang efektif bagi seorang ilmuwan untuk mendoktrin publik agar lebih menerima gagasannya dibandingkan gagasan orang lain.

Beberapa film juga mampu mendesak para pemegang kekuasaan untuk mengatasi isu-isu yang penting namun kurang mendapat perhatian. Film WarGames (1983) berhasil meyakinkan pemerintahan Presiden Reagan akan pentingnya cybersecurity. Penulis fiksi ilmiah Larry Niven dan Jerry Pournelle juga berhasil memengaruhinya untuk menyiapkan strategi pertahanan, khususnya dalam penguasaan teknologi luar angkasa.

Indeks News | MERd924e54fb47eeab042e4982de82d5 virus0514 contagion2

Film bertema pandemik seperti Outbreak (1995) dan Contagion (2011) menyadarkan banyak orang bahwa ancaman wabah penyakit itu nyata sehingga diperlukan protokol dan antisipasi sedini mungkin.

Gambaran bencana alam dahsyat akibat tabrakan asteroid dalam film Deep Impact dan Armageddon (1998), walaupun alur cerita keduanya berbeda, telah membantu NASA mendapatkan kepercayaan publik dalam mendesain sistem untuk menghindari bencana semacam itu. Situasi Bumi pascabencana juga menjadi kajian bagi banyak ilmuwan dalam menyiapkan skenario yang memungkinkan umat manusia dapat bertahan dan melanjutkan kehidupan.

loading...
Apa Tanggapan Anda Tentang Media Ini?