NASIONAL

Indonesia Akhirnya Patuhi Instruksi WHO, Hentikan Uji Klinis Chloroquine untuk Pasien COVID-19

Indonesia
Sumber Foto: (Mark Moran / AP)
Pemerintah Indonesia akhirnya mematuhi instruksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menghentikan sementara uji klinis Chloroquine atau Hydroxychloroquine, obat malaria terhadap pasien Virus Corona.

“WHO sudah mengumumkan penghentian sementara uji coba hydroxychloroquine. Indonesia akan mengikuti instruksi WHO tersebut,” ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, dikutip dari CNNIndonesia, Kamis (28/5/2020).

Wiku mengatakan Indonesia termasuk negara yang mengikuti program ‘Solidarity Trial’ di bawah WHO untuk melakukan uji klinis terhadap empat obat Corona, yakni Remdesivir, Aluvia, Plus-interferon, termasuk Chloroquine.

“Sampai sekarang lebih dari 30 negara terlibat, termasuk Indonesia untuk menguji empat jenis obat itu,” ujar Wiku.

Uji coba Chloroquine atau Hydroxychloroquine menurut Wiku sempat dilakukan oleh petugas medis kepada pasien muda.

“Selama ini diberikan untuk kelompok usia muda yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan. Saat ini tim medis menggunakan protokol pengujian yang sesuai dan memonitor dengan cermat,” ujarnya.

Wiku mengatakan perkembangan terkait uji klinis obat tersebut akan disampaikan lagi oleh WHO dalam waktu dua pekan ke depan.

WHO diketahui menghentikan sementara uji klinis Hydroxychloroquine atau Chloroquine untuk mengobati pasien Corona setelah ada penelitian dari jurnal medis The Lancet yang menunjukkan obat malaria itu dapat meningkatkan risiko kematian pasien Corona.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya juga sempat mempromosikan penggunaan obat tersebut untuk mencegah dan mengobati Virus Corona. Presiden Jokowi kemudian mengikutinya di awal masa pandemi dengan menyediakan obat tersebut. Sejauh ini, belum ada vaksi atau antivirus Covid-19.

BACA JUGA:  Anies Baswedan Izinkan Reklamasi, Sandi Kecewa
loading...