Beranda HUKUM Janda Cantik Mantan Istri Pengusaha Ini Ditangkap Usai Konsumsi Sabu

Janda Cantik Mantan Istri Pengusaha Ini Ditangkap Usai Konsumsi Sabu

Janda Cantik
Illustrasi
Seorang janda cantik berinisial RIK (28), warga Perumahan Kota Serang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang terpaksa digelandang petugas di tahanan Polres Serang Kota.

Janda cantik yang memiliki bayi masih berusia 2 tahun ini digerebek Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di rumahnya usai mengonsumsi narkoba jenis sabu. Dari rumah tersangka, polisi mengamankan pipet (alat hisap) berisi sabu dan korek api gas.

Kepala Satresnarkoba Polres Serang Kota, Iptu Shilton mengatakan, janda cantik ditangkap setelah mendapatkan informasi dari warga, jika tersangka kerap pesta sabu di rumahnya.

BACA JUGA:  Wanita Bersuami Dibunuh Setelah 2 Kali Berhubungan Badan dengan Kekasih Gelapnya

Berbekal dari informasi, Jumat (18/9/2020) dini hari, tim anti narkotika Unit I yang dipimpin Ipda Yuli Khaerani langsung datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan sekitar pukul 01.00 WIB.

“Saat petugas mencoba masuk, pintu rumah dalam posisi terkunci dan tersangka tidak mau membuka pintu. Karena pintu tak juga dibuka, kami berkordinasi dengan Ketua RT dan RW setempat juga didampingi warga sekitar mendobrak pintu rumahnya,” ujar Iptu Shilton dikutip dari poskota.id, Minggu (20/9/2020).

Saat pintu berhasil dibuka paksa, tersanga RIK berada di lantai atas. Janda cantik mantan isteri pengusaha ini mengelak disebut sebagai pengguna narkoba bahkan mencoba melawan saat petugas melakukan penyisipan sambil berbicara meracau tidak jelas karena diduga baru saja menggunakan sabu.

BACA JUGA:  Habib Bahar Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan

Saat penggeledahan ditemukan pipet kaca diduga berisikan sabu dan korek api di kloset WC. Diduga pelaku mencoba menyembunyikan atau ingin menghilangkan barang bukti.

“Diduga tersangka baru saja menggunakan sabu dan mencoba menghilangkan barang bukti yang kami dapatkan di kloset. Tersangka langsung kita amankan untuk dilakukan penyidikan,” terang Shilton didampingi Kanit I Ipda Yuli Khaerani.

Dari tes urine, kata Shilton, wanita kelahiran Martapura ini positif menggunakan narkoba, dan dalam penyidikan tersangka akhirnya mengakui jika sebagai pemakai. Barang haram itu diperoleh dari seorang pengedar yang ditemui di daerah Jakarta Barat.

BACA JUGA:  Setubuhi Adik Ipar Sejak Kelas 5 SD Hingga SMA, Pekerja Toko Bangunan di Padang Ditangkap

“Dari pengakuan tersangka sudah lebih dari setahun mengkonumsi sabu dengan alasan menghilangkan stres dari keluarga,” kata Shilton seraya mengatakan bisa dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Dalam kesempatan itu, Shilton kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba karena sangat berbahaya dan menegaskan akan tegas tanpa pandang siapapun meskipun hanya sebatas pemakai. Kasat juga meminta peran masyarakat untuk membantu melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigan di lingkungannya masing-masing.

“Saya tegaskan jangan dekati narkoba karena akan merugikan. Kepada seluruh elemen masyarakat, laporkan jika menemui hal-hal ganjil di lingkungannya masing-masing agar suasana kamtibmas tetap terjaga aman dan nyaman,” pungkasnya.

loading...