Beranda HUKUM Kasus Pencabulan Anak di Gereja Depok Memasuki Babak Baru

Kasus Pencabulan Anak di Gereja Depok Memasuki Babak Baru

Kasus Pencabulan
Kasus pencabulan sejumlah anak di sebuah gereja di Depok memasuki babak baru. Berkas kasus terdakwa SPM yang merupakan pengurus gereja sudah dikorek sebelah ke Pengadilan Negeri Depok pada Senin (21/9/2020) oleh Kejaksaan Negeri Depok.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Depok Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan, penyerahan berkas oleh pihaknya dilakukan dengan acara pemeriksaan biasa. Berkas terdakwa SPM bernomor 442/m.2.20/Eku.2/09/2020 telah diserahkan ke Pengadilan Negeri Depok.

BACA JUGA:  Habib Bahar Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan

“Kejaksaan telah melakukan penunjukan jaksa penuntut umum sebanyak 3 orang untuk melakukan proses dakwaan terhadap terdakwa SPM,” ujar Herlangga, Senin (21/9/2020).

Tim jaksa juga sudah dibentuk. Antara lain Jaksa muda Siswatiningsih, Jaksa Pratama Devi Ferdiani, dan Ajun Jaksa Tompeyan Jovi Pasaribu. “Terdakwa oleh penuntut umum didakwa dengan tiga pasal alternatif,” katanya.

BACA JUGA:  Elon Musk akan Buat Hukum Sendiri di Mars

Herlangga juga menjelaskan pasal pertama yang dimaksud adalah pasal 82 ayat 2 Jo pasal 76e Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

Kedua, pasal 82 ayat 1 Jo pasal 76 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 ltahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 65 ayat 1 KUHP. Ketiga pasal 292 KUHP Jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

BACA JUGA:  Pecatan Anggota Brimob Tembak Polisi di Medan

“Terdakwa terancam pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” katanya.

SPM sendiri saat ini masih ditahan oleh penyidik. “Saat ini terdakwa masih ditahan di rumah tahanan negara sambil menunggu penetapan sidang untuk proses penuntut umum,” tandasnya.

loading...