Beranda NASIONAL Kenapa Bambang Trihatmodjo Dicekal ke Luar Negeri?

Kenapa Bambang Trihatmodjo Dicekal ke Luar Negeri?

Bambang Trihatmodjo
Bambang Trihatmodjo dicekal untuk bepergian ke luar negeri karena piutang negara pada SEA Games 1997. Namun Bambang menggugat Menteri Keuangan Sri Mulyani di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait pencekalan tersebut.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengungkapkan, pelarangan Bambang Trihatmodjo ke luar negeri diketahui karena tidak menyelesaikan kewajiban piutangnya tersebut. “Terdapat piutang negara yang belum dibayar atau dilunasi,” ujar Yustinus, Kamis (17/9/2020).

BACA JUGA:  Ngabalin Berharap Agar Polri Tangkap Refly Harun

Yustinus mengatakan, pencekalan terhadap Bambang Trihatmodjo bisa saja dicabut asal yang bersangkutan melunasi utangnya terlebih dahulu. “Pada prinsipnya pencekalan dapat dicabut apabila dilakukan pelunasan, dilakukan pembayaran atas piutang negara tersebut,” ujarnya

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Rahayu Puspasari juga mengatakan, pencekalan terhadap Bambang merupakan usulan dari pembinaan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) DKI Jakarta.

BACA JUGA:  UAS: Ketum MUI Jangan Tergadai Karena Materi dan Tersandera Karena Jabatan

“Bambang TH dicegah bepergian ke luar negeri atas usulan PUPN DKI karena Bambang TH mempunyai tanggungan yang belum dikembalikan ke negara,” jelas Rahayu.

PUPN DKI Jakarta sebelum uapaya pencekalan itu dilakukan sudah memanggil dan memperingati Bambang terkait hal tersebut. Namun, tak diindahkan oleh yang bersangkutan

“Sebelumnya PUPN DKI telah memanggil beberapa kali atau memperingatkan yang bersangkutan, namun tidak pernah hadir memenuhi panggilan tersebut. Setelah beberapa pemanggilan yang tidak dipenuhi ini, PUPN mengajukan pencekalan terhadap Bambang TH. Ini sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

BACA JUGA:  Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah 4.545 Orang

Namun, menurut Rahayu sampai saat ini pihaknya belum menerima surat gugatan apapun dari PTUN Jakarta. “Sampai saat ini pihak Kemenkeu belum menerima release pemberitahuan gugatan tersebut,” pungkasnya.

Gugatan Bambang terhadap Sri Mulyani tercatat dengan nomor 179/G/2020/PTUN.JKT. Gugatan itu tercatat didaftarkan pada Selasa (15/9) lalu.

Pada gugatan tersebut, Bambang Trihatmodjo meminta PTUN menyatakan batal atau tidak sah Keputusan Menteri Keuangan Nomor 108/KM.6/2020 Tanggal 27 Mei 2020 tentang Penetapan Perpanjangan Pencegahan Bepergian ke Luar Wilayah Republik Indonesia terhadap Bambang Trihatmodjo (Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara Sea Games XIX Tahun 1997) dalam Rangka Pengurusan Piutang Negara.

BACA JUGA:  Natuna Satu-Satunya Wilayah di Indonesia Terbebas dari Covid-19

Dalam gugatan itu, Bambang Trihatmodjo juga meminta PTUN mewajibkan tergugat untuk mencabut Keputusan Menkeu Nomor 108/KM.6/2020 Tanggal 27 Mei 2020 tersebut.

Gugatan ini diajukan Bambang Trihatmodjo dengan kuasa hukum Prisma Wardhana Sasmita. Saat ini status perkara masih pemeriksaan persiapan.

 

loading...