HUKUM

Korban Prostitusi Online, Disetubuhi Petugas Perlindungan Anak

Prostitusi Online
Setubuhi korban kasus prostitusi online, seorang petugas jaga Rumah Singgah Pasien (RSP) milik Yayasan Paser Peduli, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), ditangkap polisi.

Pelaku telah melakukan perbuatan tercela terhadap korban kasus prostitusi online yang sedang dititipkan di rumah singgah tersebut.

Pelaku bekerja sebagai petugas penjagaan korban prostitusi online ini merupakan warga Sempaja, Samarinda berinisial RC (25). Sedangkan korban, adalah anak di bawah umur yang tengah mengandung tiga bulan dan dititipkan di RSP oleh Polresta Paser.

BACA JUGA:  Skandal Seks Zuraida Hanum dengan Jefri Warnai Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Korban merupakan saksi sekaligus korban prostitusi online, yang diungkap Jatantras Polda Kaltim dan Polresta Paser pada bulan Juli 2020.

“Tersangka adalah orang yang ditugaskan menjaga korban, tapi dia malah menggauli korban yang masih di bawah umur dengan mengiming-imngin akan menikahinya,” ujar Kapolres Paser AKBP Eko Susanto, Rabu (16/9/2020).

BACA JUGA:  Anggota DPRD Palembang dari Fraksi Golkar Ternyata Jadi Bandar Narkoba

Perbuatan RC terungkap pada saat korban bercerita kepada pihak yayasan. Korban sempat beberapa kali melayani RC lantaran ingin dinikahi.

“Pelaku setiap malam selalu mendatangi korban di kamarnya. Saat menyetubuhi korbannya itu, rupanya diketahui oleh rekan-rekan korban yang juga dititipkan di sana. Mereka kemudian melaporkan ke pihak pengurus yayasan dan langsung melaporkannya ke kami,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kasus Pencabulan Anak di Gereja Depok Memasuki Babak Baru

Pelaku ditangkap di kediamannya di kawasan Kecamatan Grogot. Saat diperiksa, RC mengakui semua kejahatanya. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 81 ayat 2 dan 3 atau pasal 82 ayat 1 atau ayat 2 UU no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

Pada bulan Juli lalu, Jatanras Polda Kaltim bersama Polres Paser berhasil mengungkap kasus prostitusi online di sebuah penginapan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Grogot. Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan 6 tersangka yang diduga berperan sebagai mucikari. 5 laki-laki dan 1 perempuan.

loading...