ENTERTAINMENT

Laze Rillis Lagu “Turun Dari Langit” Bareng Kara Chenoa

Laze
Laze merilis single digital terbarunya yang merupakan single ke empat yang dirilisnya dibawah naungan label PreachJa Records berjudul “Turun Dari Langit”.

Sebelum merilis “Turun Dari Langit” Rapper muda Laze sudah merilis lagu “Sementara”, “Dari Jendela” dan “Dari Layar” yang akan ada di album Laze di akhir tahun 2020.

Di Single “Turun Dari Langit” ini, Laze berkolaborasi dengan Kara Chenoa yang sudah dapat dinikmati di berbagai platform digital pada bulan Juni 2020.

Laze
Laze & Kara

Lagu “Turun Dari Langit” merupakan contoh konkrit dari craft seorang Laze. Laze dengan cermat mengemas hasil inspeksinya terhadap dinamika sosial ekonomi di sekitarnya belakangan ini.

“Di masa yang sulit ini ada baiknya berkhayal yang menyenangkan agar bisa menjauh sedikit dari kecemasan.”jelas Rapper bernama lengkap Havie Parkasya disiaran persnya di Jakarta, Senin (29/6/20).

“Ketika roda ekonomi sedang tidak berputar dengan baik alangkah menyenangkannya kalau uang bisa turun dari langit, lalu kita bisa berlari mengejarnya,”tambah Laze.

Laze

Turun Dari Langit Kolaborasi Laze dan Kara mendefinisikan sukses sebuah karya bisa terukur dari berbagai sudut pandang. Mistar yang paling mudah, adalah ketika hasil akhir karya tersebut menuai keberhasilan komersial, dan memberikan value bisnis terhadap sang pelaku.

Namun tak hanya itu, salah satu bidikan kesuksesan yang tidak kalah penting adalah saat sang pelaku berhasil mengidentifikasi pesan yang jelas, memprosesnya dengan orisinalitas dan melahirkan output yang impactful.

Dalam rentang karir yang terbilang belia, Laze sudah berhasil melacak karakter musikalnya yang paling appealing. Kombinasi diksi, artikulasi dan konsistensi mudah saja membuat Laze mencuri perhatian banyak orang, khususnya di sirkuit Hip-hop Nusantara.

Laze

Keputusannya untuk bertutur menggunakan bahasa Indonesia juga menjadi salah satu alasan kenapa Laze mencuat dengan mudah di tengah-tengah hiruk pikuk artis pendatang baru.

BACA JUGA:  Sal Priadi Rilis "Irama Laot Teduh" Sebelum Lepas EP.

Poin bonusnya: kombinasi antara lirik berbahasa Indonesia dan racikan tutur rap yang lebih tegas (bukan mumble rap) juga membuka kontak pandora: Laze tidak hanya bermain-main dengan pilihan kata, namun strategi tutur menggunakan majas, puns perandaian, kiasan dan berbagai jurus sastra lainnya.

Laze

Mendengarkan karya-karya Laze adalah cara paling menyenangkan untuk belajar tesaurus bahasa Indonesia.

Elaborasi yang cermat dan menggelitik menjadi tepat guna ketika diganjar oleh chorus merdu Kara Chenoa, memungkas karya ini dengan baik.

Produser musik Monty Hasan, dan sentuhan mixing oleh Randy MP memberikan nyawa yang berisi di “Turun Dari Langit”.

Laze

Dalam lagu ini akan menemukan bassline kuat yang mengawal segmen ritmik di sepanjang lagu. Dan menemukan hal-hal baru yang asyik untuk dicerna.

“Turun Dari Langit” jadi anthem yang tepat untuk tidak berhenti berusaha, sambil berandai-andai apa rasanya menjadi kaya raya. Persis seperti yang Anda dengar di kalimat pertama, “Aku tidak pernah puas, usaha berbuah tapi setelah dikupas”. (Red)

loading...