OLAHRAGA

Mahfud MD: Keputusan Anies Tunda Formula E Mungkin Takut Rugi

Akhirnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan bahwa penyelenggaraan ajang balap Formula E akan ditunda. Penundaan ini direspon oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud mengatakan, keputusan Anies tersebut diambil dengan melihat kondisi dunia kini di tengah merebaknya wabah corona. Apabila Formula E tetap digelar, maka dikhawatirkan tidak akan bisa sukses mendatangkan banyak pengunjung.

“Karena melihat situasi jangan-jangan itu (Formula E nanti) tidak sukses kan. Karena kecenderungan di banyak dunia menghendaki agar menghindarkan perkumpulan-perkumpulan orang terlalu banyak, seperti tontonan dan sebagainya,” kata Mahfud.

Apabila pengunjung tidak banyak yang datang, maka yang rugi adalah pihak penyelenggara sendiri. “Itu mungkin kalau enggak banyak orang yang nonton kan rugi juga, lalu ditunda, barangkali,” ujar Mahfud.

Namun kata Mahfud itu semua hanya sebatas perkiraannya. Mahfud mengaku tidak tahu alasan pasti mengapa Anies mengambil keputusan semacam itu.

“Yang tahu alasan penundaan itu tentu Pak Anies, karena memang Pak Anies yang punya program itu. Program formula itu, dia yang mengumumkan dulu bahwa akan ada itu, lalu dia juga yang kalau harus ditunda,” lanjut Mahfud.

Anies sebelumnya telah mengumumkan penundaan Formula E di Jakarta sebagai bentuk tanggung jawab Pemprov DKI. Menurutnya, Pemprov tak ingin mengorbankan keselamatan warga di tengah risiko penyebaran virus corona demi pencapaian ekonomi.

“Kita tidak ingin mengorbankan keselamatan warga demi pencapaian perekonomian. Memang Formula E ini memberikan dampak ekonomi yang besar, tapi bila punya risiko untuk warga maka kita tunda,” ujar Anies di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Comments

comments

BACA JUGA:  Anies Baswedan Risau, Sudah 550 Jenazah di DKI Jakarta Dimakamkan dengan Protap Corona
loading...