PERISTIWA

Noviwaldy Jusman Anggota DPRD Provinsi Riau Meninggal Dunia

Noviwaldy Jusman
Kabar duka datang dari legislator asal Kota Pekanbaru Noviwaldy Jusman. Politisi senior Partai Demokrat berdarah Agam Sumatera Barat itu dikabarkan meninggal pukul 19.30 WIB, Kamis 25 Juni  2020 di Rumah Sakit Siloam Karawaci Tanggerang, Banten, Kamis (25/6/2020).

Kabar meninggalnya Noviwaldy Jusman, dibenarkan oleh Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau Agung Nugroho.

“Benar. Tadi saya langsung komunikasi dengan istri almarhum melalui sambungan telepon. Pak Deded (panggilan Noviwaldy Jusman) menghembuskan napas terakhir tadi sekitar pukul 19.30 WIB di Jakarta,” ujar Agung dikutip dari Riaupos.co.

Noviwaldy Jusman, sebelumnya menderita penyakit tumor di otak yang cukup serius dan sudah dirawat dibeberapa rumah sakit selama satu tahun.

Berbagai upaya sudah dilakukan keluarga Noviwaldy Jusman, namun tidak membuahkah hasil. Dan saat ini sosok yang bersahaja itu sudah mendahului kepangkuan sang pencipta diusia 50 tahun.

Noviwaldy Jusman
Noviwaldy Jusman, sebelumnya menderita penyakit tumor di otak yang cukup serius dan sudah dirawat dibeberapa rumah sakit selama satu tahun.

Noviwaldy Jusman, saat ini meninggalkan 4 orang anak dan satu orang istri. Ia terkenal sosok seorang politikus yang terbilang sukses. Selama terjun dunia politik sudah dua kali priode terpilih menjadi anggota DPRD Pekanbaru. Kemudian di DPRD Riau selama dua priode sampai saat ini.

Ia pun meminta seluruh masyarakat Riau untuk mendoakan almarhum Noviwaldy Jusman. Sejak awal terjun ke dunia politik, almarhum sendiri dikatakan telah memiliki banyak kiprah dalam kemajuan Provinsi Riau.

“Kami Partai Demokrat turut merasakan duka yang sangat mendalam. Pak Deded merupakan sosok senior, teladan bagi kami semua. Beliau sejak awal sudah menunjukkan dedikasi, kerja keras serta semangat untuk membangun provinsi yang kita cintai ini,” ujarnya.

Agung melanjutkan, almarhum sendiri rencananya akan dikebumikan di Jakarta.

Sebelum meninggal dunia, anggota Faksi Partai Demokrat ini diusulkan supaya di-PAW agar kinerja anggota DPRD Riau dari Daerah Pemilihan Kota Pekanbaru lebih maksimal.

BACA JUGA:  Walikota Seoul Ditemukan Meninggal, Diduga Bunuh Diri

Desakan itu datang dari LSM Bina Karya Pemuda Mandiri (BKPM) Kota Pekanbaru melalui suratnya bernomor: 023/LBKPM-PKU/Perm/V/2020 perihal Permintaan Evaluasi tertanggal 25 Mei 2020 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Riau.

Selain didera gangguan kesehatan, bahkan dikabarkan telah mengalami operasi, Noviwaldy Jusman juga tengah diterpa kasus hukum di Polresta Pekanbaru. Terkait dugaan uang suap untuk seorang Ketua KPPS, mantan Wakil Ketua DPRD Riau itu belum kunjung diperiksa karena alasan sakit.

loading...