Beranda LINGKUNGAN HIDUP PBB: Emisi Karbon Global Naik 16% pada 2030

PBB: Emisi Karbon Global Naik 16% pada 2030

pbb emisi karbon
Analisa PBB mengungkapkan kenaikan emisi karbon dioksida global, meskipun ada rencana pembatasan CO2 baru oleh sejumlah negara, termasuk penghasil emisi utama seperti AS dan 27 negara anggota Uni Eropa.

Emisi karbon global akan naik 16 persen pada tahun 2030 dibanding 2010 di bawah rencana pemerintah yang diajukan sejak awal tahun 2020, menurut laporan sintesis dari Perubahan Iklim PBB. Itu membuat dunia benar-benar keluar jalur dari rencana pemotongan 45 persen yang menurut para ilmuwan iklim diperlukan untuk memenuhi tujuan Perjanjian Paris untuk menahan pemanasan global hingga 1,5°C.

pbb emisi karbon

“Laporan ini benar-benar menunjukkan kepada kita angka yang serius,” kata Patricia Espinosa dari UN Climate Change. “Tapi itu juga masih menunjukkan kemajuan ke tujuan 1,5°C itu mungkin. Laporan IPCC [Intergovernmental Panel on Climate Change] terbaru mengatakan masih ada jendela yang terbuka. Ini adalah jendela yang sangat, sangat kecil, itu benar. Target 1,5°C, menurut saya, masih hidup.”

Ada beberapa alasan menjaga harapan sementara KTT iklim COP26 pada bulan November semakin dekat. Salah satunya adalah bahwa laporan tersebut tidak menghitung pengumuman politik yang belum diterjemahkan ke dalam rencana resmi yang diajukan ke PBB, seperti janji China untuk mencapai puncak emisi karbon sebelum 2030 setelah itu akan turun. Kedua, kenaikan 16 persen mengabaikan janji dalam rencana negara berkembang yang bergantung pada keuangan atau dukungan yang lebih besar dari negara maju. Ketiga, melihat 113 pihak dalam Perjanjian Paris yang mengajukan rencana baru, emisi karbon mereka akan berkurang 12 persen pada tahun 2030, dibandingkan dengan tingkat tahun 2010.

pbb emisi karbon

Meskipun demikian, Jennifer Morgan dari Greenpeace International mengatakan: “Laporan ini tidak memberikan gambaran kemajuan yang penuh harapan.” Dalam sebuah pernyataan, dia melanjutkan: “Pemerintah membiarkan kepentingan pribadi mempengaruhi iklim, daripada melayani komunitas global.”

BACA JUGA  Samawe Adventure Dukung Penuh Pariwisata Indonesia Lewat Ekspedisi 30 Summits.

Senin depan akan menandai batu loncatan penting menuju COP26. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengumpulkan sekelompok kepala negara terpilih, termasuk Boris Johnson dari Inggris dan Joe Biden dari AS, dalam upaya untuk memperoleh ambisi yang lebih kuat untuk KTT.

Espinosa, mengacu pada analisis sintesis PBB hari ini, mengatakan: “Saya tentu berharap laporan ini akan menjadi salah satu elemen refleksi bagi para pemimpin ketika mereka bertemu pada hari Senin. Ini menunjukkan bahwa setiap orang perlu meningkatkan ambisi di semua bidang.”

pbb emisi karbon

Facebook Comments

Artikel sebelumyaSiapa Pembunuh Amalia Mustika Ratu dan Ibunya? Kenapa Tak Kunjung Terungkap?
Artikel berikutnyaMuhammad Kece Diduga Dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim