POLITIK

Pemerintah dan DPR Masih Ogah Tunda Pilkada 2020, Meski Wabah Corona Makin Parah

Meskipun wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di sejumlah daerah kian hari makin parah, namun Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan tidak ada perubahan rencana pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, bahkan jumlah pasien yang positif corona telah mencapai 172 orang.

“Tidak ada perubahan rencana. Jadi, jadwal pilkada serentak pada bulan September 2020 itu masih terjadwal, seperti biasa,” ujar Mahfud melalui video press conference yang dikirimkan lewat WhatsApp Group Kemenko Polhukam di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Mahfud mengatakan, baik persiapan teknis operasionalnya, persiapan politisnya, maupun persiapan keamanan dan hukumnya sekarang ini berjalan seperti biasa.

“Jadi, tidak perlu mengembangkan spekulasi akan ada penundaan pilkada serentak apakah itu di sebagian wilayah Indonesia, apalagi di seluruh wilayah Indonesia. Tidak ada rencana perubahan itu,” tegas Mahfud.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia juga menyatakan jangan terburu-buru memutuskan apakah pilkada serentak, 23 September 2020, ditunda atau tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal akibat dampak penyebaran COVID-19.

“Untuk sementara ini, tahapan yang sudah ditetapkan berjalan saja. Namun, aktivitas yang melibatkan kumpulan banyak orang, disiapkan dengan skala yang terbatas dan dibagi terminnya,” jelas Doli di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Comments

comments

BACA JUGA:  Anies Baswedan Risau, Sudah 550 Jenazah di DKI Jakarta Dimakamkan dengan Protap Corona
loading...