HUKUM

Peras Pelaku Asusila, 8 Wartawan Gadungan Ditangkap

Peras Pelaku Asusila, 8 Wartawan Gadungan Ditangkap
Para pelaku diduga melakukan pemerasan sebesar Rp200 juta kepada korbannya yang berprofesi sebagai guru di Jakarta Barat.
Peras pelaku asusila, 8 wartawan gadungan ditangkap oleh Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Para pelaku diduga melakukan pemerasan sebesar Rp200 juta kepada korbannya yang berprofesi sebagai guru di Jakarta Barat.

“Para pelaku mengaku wartawan kemudian melakukan pemerasan terhadap korban yang mana akan diancam akan laporkan ke pimpinan karena telah melakukan perbuatan asusila di salah satu hotel transit,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (23/3/2020).

Yusri mengungkapkan, pemerasan ini terjadi di Jakarta Barat. Para pelaku berinisial, PS, FS, AJS, HH, MSM, TA, AS dan IM telah mendatangi tempat korban bekerja untuk memeras korban sebanyak Rp200 juta.

Namun, korban hanya mampu membayar sebesar Rp10 juta kepada para pelaku. Para pelaku kemudian membagi-bagikan uang tersebut kepada delapan orang.

Peristiwa pemerasan itu diketahui oleh rekan korban kemudian melaporkannya ke Polda Metro Jaya lalu meneruskan laporan itu kepada Subdit Jatanras. Unit 1 Subdit Jatanras selanjutnya melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut dan menemukan bahwa memang telah terjadi dugaan tindak pidana pemerasan.

Dengan cepat tim kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan delapan pelaku di Polda Metro Jaya untuk diproses lebih lanjut.

Polisi kemudian menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku seperti 14 telepon seluler berbagai merek, delapan kartu pers, satu ATM BRI, satu topi, satu jaket dan satu unit mobil. Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 368 KUHP tentang Tindak Pidana Pemerasan.

BACA JUGA:  Walikota Seoul, Korea Selatan Menghilang Secara Misterius
loading...