HUKUM

Praktik Dukun Cabul Terungkap di Depok, Sejumlah Wanita Telah Jadi Korban

Dukun Cabul
Praktik dukun cabul berhasil diungkap oleh Polresta Depok, dengan ditangkapnya dukun AS (49) yang mencabuli para pasiennya dengan modus mandi kembang.

Polisi menyebut AS sudah melakukan praktik perdukunan selama 1,5 tahun. Namun menurut Kapolresta Depok Kombes Azis Andriansyah korban yang terdata baru empat orang wanita.

“Di situ sudah berjalan 1,5 tahun ini. Ada beberapa korban, masih terdata baru empat korban saja,” ujar Azis Andriansyah, Kamis (25/6/2020).

Empat wanita tersebut, salah satunya penyanyi dangdut, menjadi korban pencabulan sang dukun. Para korban datang dengan permintaan beragam, di antaranya untuk menyucikan diri hingga penglaris.

Kata Azis, kasus ini mulai terkuak ketika salah satu korban komplain. Korban merasa dilecehkan oleh pelaku. “Berikutnya ada komplain salah satu korban bahwa telah dijamah, dicabuli.”

Tersangka ini kata Azis melakukan praktik perdukunan di rumahnya di Jalan H Nurdin, Depok. Saat itu para korban datang beserta keluarganya untuk minta dimandikan kembang oleh pelaku.

Menurut pengakuan tersangka, ritual mandi kembang itu merupakan ilmu yang didapatnya secara turun-temurun

“Pengakuan dari Februari 2019, pengakuannya ya. Tapi dia mengaku dapat ilmu dari orang tua, turun-temurun, bisa jadi peristiwa sebelumnya ada,” ungkapnya.

Dalam melakukan aksinya, pelaku menyuruh korban mandi kembang. Saat mandi kembang ini, pelaku menyuruh korban membuka pakaiannya.

Saat itulah pelaku melakukan aksinya dengan meremas payudara hingga mencabuli korban. Setelah itu, pelaku kembali memandikan korban dengan air kembang sambil membaca doa/mantra.

Usai melakukan perbuatan aksi cabulnya, pelaku mengancam korban untuk tidak menceritakan itu kepada siapa-siapa. Pelaku berkilah korban akan kena tulah jika membocorkan kejadian itu.

Pelaku saat ini sudah diamankan di Polresta Depok dengan mengamankan sejumlah barang bukti seperti kembang tujuh rupa hingga baskom. Namun dikatakan Azis hingga saat ini polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.

BACA JUGA:  Walikota Seoul, Korea Selatan Menghilang Secara Misterius
loading...