HUKUM

Prostitusi Online Libatkan Pelajar SMP Terjadi di Batam

Prostitusi Online
Praktik prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur berhasil dibongkar polisi di Batam, kepulauan Riau (Kepri). Kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

Korban prostitusi online ini ternyata berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku SMP. Pada saat ditangkap polisi ia mengaku terpaksa menjual diri karena tidak punya uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, alasan lainnya terlibat dalam kasus prostitusi online ini agar bisa membeli kuota internet. Sebab korban berasal dari keluarga yang bermasalah dan kurang mendapat perhatian dari orangtua.

Kapolsek Batu Aji Kompol Jun Chaidir mengatakan, dalam kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur itu dua pelaku sudah diamankan. Mereka adalah RS dan ML.

BACA JUGA:  Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia

“Dua pelaku yang kami amankan yakni penyalur dan penikmat, keduanya kami amankan di Wisma Mitra Mall saat bertransaksi, Rabu (22/7/2020) malam kemarin,” ujar Jun Chaidir dikutip dari kompas.com, Selasa (28/7/2020).

Dalam penangkapan itu sejumlah barang bukti turut diamankan polisi, yakni dua unit ponsel merek Xiaomi dan uang tunai Rp 1 juta.

BACA JUGA:  Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia

Jun Chaidir mengatakan, untuk menggaet para pelanggannya itu pelaku yang berperan sebagai penyalur atau muncikari menawarkan korban lewat aplikasi MiChat. Sedangkan tarif yang dibandrol untuk sekali kencan yaitu sebesar Rp 500.000.

Jun Chaidir mengungkapkan, pertemuan antara pelaku muncikari dengan korban, diketahui berawal dari jejaring sosial Facebook. Setelah itu komunikasi mereka intens, hingga akhirnya korban dicarikan pelanggan.

BACA JUGA:  Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia

“Awalnya korban mengetahuinya dari pelaku tersebut, namun belakangan korban sempat mempromosikan sendiri dan ada juga sesekali menggunakan jasa pelaku,” jelas Chaidir.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 76 b jo 88 UU RI No 35 Tahun 2008 perubahan tentang UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dibawah umur dengan ancaman 10 tahun penjara.

loading...