Beranda HUKUM Provokator Demo Rusuh Tolak UU Cipta Kerja di Batubara Ditangkap

Provokator Demo Rusuh Tolak UU Cipta Kerja di Batubara Ditangkap

Seorang provokator yang menyebabkan terjadinya demo rusuh tolak UU Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Batubara, Sumatera Utara ditangkap

Provokator (dalang) dari kerusuhan tersebut berinisial ASL (28) ditangkap di Jalan Riwayat Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (16/10/2020).

BACA JUGA:  Mega Tsunami Dahsyat akan Datang Paling Cepat 12 Bulan Mendatang

Penangkapan tersangka dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. Ia mengatakan, tersangka adalah warga Kecamatan Talawi, Batubara merupakan pimpinan aksi yang menghasut pendemo melakukan tindakan anarkis hingga melukai petugas.

“Tersangka menjadi provokator aksi demo yang berujung anarkis. Tersangka sempat kabur dari kediamannya. Petugas yang melakukan penyelidikan melakukan penangkapan,” ujar Tatan, Jumat malam (16/10/2020).

BACA JUGA:  Cai Changpan Bawa Senjata Api Dalam Pelariannya

Petugas menyita barang bukti dari tersangka berupa satu unit HP dan simcard yang melekat. “Petugas masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa aksi demo di depan Gedung DPRD Batubara, Senin (12/10/2020) berakhir rusuh. Kasat Sabhara Polres Batubara, AKP DP Sinaga, ikut korban lempar batu dari para pengunjuk rasa. Alhasil kepalanya bocor dan mengucurkan darah.

BACA JUGA:  Polisi Ini Tewas di Musala dengan Peluru Bersarang di Dada

Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis, yang ikut turun ketertiban massa menuturkan, pihaknya telah menurunkan 300 personel dan dibantu oleh Satpol PP.

Provokator

Kericuhan itu terjadi karena massa tidak terima dilarang masuk, berteriak-teriak dan melemparkan batu ke arah petugas dan gedung. Akibat lemparan tersebut, kepala Kasat Shabara Polres Batu Bara AKP DP Sinaga terluka.

Usai kejadian tersebut, Polres Batubara menahan 7 tersangka, yaitu SH (44), MHA (20), MHF (23), MHS (23) AG (40), JS (20) dan BDP (20).

loading...