OLAHRAGA

PSSI Didesak Pecat Indra Sjafri, karena Tuding Shin Tae-yong Sebagai Pembohong

Indra Sjafri
Indra Sjafri yang saat ini menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI tengah menjadi sorotan. Dia dianggap dengan sengaja mengikis kepercayaan publik terhadap pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong dituding oleh Indra Sjafri sebagai pembohong. Komentar itu sebagai jawaban dari hasil wawancara juru taktik asal Korea Selatan dengan media massa di sana.

Shin Tae-yong menumpahkan kegelisahannya melihat inkonsistensi PSSI belakangan ini. Yang utama tentu pengangkatan Indra Sjafri sebagai Dirtek PSSI.

Karena pada saat Indra Sjafri menjadi asistennya di Timnas Indonesia U-19 telah melakukan tindakan indisipliner. Indra meninggalkan rekan pelatih lainnya usai pemusatan latihan di Thailand cuma karena ingin menghadiri resepsi pernikahan.

Akibat pernyataan Indra tersebut, kini publik ramai membicarakannya. Posisi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia pun diramalkan tidak bakal lama lagi.

Akibat peristiwa yang terjadi di tubuh PSSI ini, pengamat sepakbola nasional, Rayana Djakasurya mendesak Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan untuk bertindak. Dia menyuarakan agar Indra dipecat dengan alasan telah membuat situasi tak kondusif.

“Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan sebaiknya mengambil keputusan memecat Indra Sjafri dari jabatannya,” ujar Rayana.

“Saya rasa solusi ini yang terbaik untuk membuat Shin Tae-yong lebih nyaman dalam menjalankan program meningkatkan prestasi Timnas Indonesia,” jelasnya.

Rayana memilih berpihak kepada Shin Tae-yong karena mengukur kualitas kepelatihan. Juru taktik berusia 51 tahun itu terbukti bisa memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia.

Sekalipun tersingkir dari fase grup, tapi Tae-yong dan anak asuhnya ketika itu mencatatkan hasil monumental. Mereka menang dengan skor dua gol tanpa balas.

Karena kekalahan tersebut, akhirnya Jerman gagal melangkah ke babak 16 besar. Padahal statusnya ketika itu adalah juara bertahan Piala Dunia 2014.

loading...