INFO SEHAT

Rapid Test Corona Ciptaan Anak Indonesia dengan Akurasi 92%, Harga Hanya Rp 160 Ribu

Rapd Test
Pemeriksaan cepat atau rapid test kit yang diciptakan Santo Purnama, seorang warga Indonesia  melalui Sensing Self, perusahaan pengembang alat tes kesehatan mandiri yang berbasis di Singapura.

Rapid test khusus untuk penyakit virus corona Covid-19 ini didesain agar bisa digunakan di rumah dan telah digunakan di antaranya di India.

Santo Purnama merupakan salah satu pendiri Sensing Self yang menciptakan Rapid test ini memiliki latar belakang ilmu komputer dan teknologi dari Purdue University dan Stanford University. Dia bermitra mendirikan perusahaan itu dengan Shripal Gandhi, lulusan terbaik jurusan teknik kimia dan biosains dari University of Mumbai dan University of California.

Seperti dilansir Antara, Jumat 3 April 2020, Santo memaparkan kalau alat anyar untuk COVID-19 dikembangkan hanya dalam empat bulan. “Dan alatnya itu telah lulus lisensi edar di Eropa, Amerika Serikat, dan India,” ujarnya..

"
"

Santo mengatakan, alat sensing self memungkinkan setiap orang untuk melakukan pengetesan di rumah masing-masing, hanya dalam waktu 10 menit. Tingkat akurasi diklaim sampai 92 persen. Sedang harga jualnya diklaim sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 160 ribu per unit.

“Jika setiap orang bisa melakukan tes mandiri. Kita bisa meminimalisir risiko infeksi ketika pasien datang ke rumah sakit untuk melakukan tes, serta mengurangi beban tenaga medis yang sudah amat kewalahan,” ujar Santo.

Alat rapid test Sensing Self disebutkan telah mendapatkan lisensi edar dari tiga pasar penting di dunia. Ketiganya adalah Eropa (mendapatkan sertifikasi CE), India (disetujui oleh National Institute of Virology dan Indian Council of Medical Research), serta Amerika Serikat.

Di Amerika Serikat sendiri, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) telah memberikan persetujuan bagi alat tes Sensing Self, dengan syarat bahwa penggunaannya harus dilakukan di lembaga medis formal.

BACA JUGA:  Mantan Menkes Siti Fadilah Supari Curigai Vaksin Covid-19 yang Digaungkan Bill Gates

Sementara di India, yang memiliki ribuan kasus positif COVID-19, telah disepakati pemesanan alat tes cepat Sensing Self sebanyak 11 juta unit. Sebelumnya India menghabiskan waktu satu minggu untuk melakukan uji coba, validasi, dan persetujuan akhir.

Seperti diberitakan situs indiatvnews pada akhir Maret lalu bahwa alat Sensing Self telah mendapat validasi dari National Institute of Virology India Pune. Sensing Self menjadi satu dari 11 perusahaan yang direkrut Pemerintah India untuk menjalankan uji pre-screening virus corona.

Comments

comments

loading...