ENTERTAINMENT

Selebritis Dunia Hingga Indonesia Yang Positif Covid-19

Selebritis
Wabah epidemis Covid-19 yang melanda seluruh dunia sangat menakutkan, tak hanya orang biasa yang terpapar, selebritis dunia hingga Nasional yang mengkonfirmasi positif virus Corana dan harus di isolasi baik secara mandiri maupun di rawat di rumah sakit.

Selebritis dunia yang mengkonfirmasi bahwa terpapar Covid – 19 adalah mengonfirmasi positif corona ada Tom Hanks, Rita Wilson, Idris Elba, Olga Kurylenko, Kristofer Hivju, Rachel Matthews, Daniel Dae Kim, Colton Underwood dan Andy Cohen yang baru – baru ini mengumumkan kondisinya.

Tak hanya selebritis dunia yang mengkonfirmasi positif Virus Corona, selebritis Indonesia pun sudah mengkonfirmasi bahwa mereka terjangkit Covid – 19.

Pengumuman para selebritis yang terkena virus Corona (Covid – 19) di umumkan di akun instragram pribadi masing-masing.

Selebritis dunia yang pertama kali terpapar virus Covid – 19 adalah Tom Hank dan istrinya Rita Wilson, secara mengejutkan aktor terkenal Hollywood mengumumkan kondisi mereka yang terkena virus ini di akun instragram pribadinya.

“Halo teman-teman. Rita dan saya berada di Australia. Kami merasa agak lelah, seperti pilek, dan tubuh rasanya sakit. Rita mengalami kedinginan dan deman yang kadang datang, kadang hilang. Sehingga kami merasa perlu memeriksakan diri, dan setelah diperiksa ternyata positif virus corona,” tulis Tom Hanks di akun instragramnya, Kamis (12/3/20).

Selebritis Indonesia yang terjangkit Detri Warmanto dan Andrea Dian yang belum lama mengumumkan kondisi mereka yang positif virus Corana di akun Instagramnya.

View this post on Instagram

Terima kasih untuk semua yang sudah mendoakan dan support saya yg ga bsa saya bales satu persatu 🙏🏻❤️ Kalau ditanya kondisi saya saat ini skrg alhamdulillah saya sehat walafiat.. ga ada gejala apapun pilek batuk panas dll. Trakhir di cek termo gun saya 33.5• (ga jadi patokan juga tuh termogun)😪. Sekarang saya harus di isolasi selama 14 hari self quarantine. Dan virus ini kata Dokter Nyoto dan Dr. Ibri RSPAD- virus ini self healing diseases (sembuh dengan sendirinya) pengecualian imun tubuh kita bagus. Kenapa saya di tes covid-19 karena pada waktu pak menhub Budi Karya dinyatakan positif. Seluruh kabinet keluarga dan jajarannya diharuskan tes. Dan saya optimis pada waktu di tes pasti negatif krn tidak ada gejala yg mengindikasikan terkena corona. Sekian cerita dari saya stay at home dan stay healthy. (Btw foto saya pake stand tripod) 😜🙏🏻❤️

A post shared by Detri Warmanto (@detriwarmanto) on

“Terima kasih untuk semua yang sudah mendoakan dan support saya yg ga bsa saya bales satu persatu 🏻️ Kalau ditanya kondisi saya saat ini skrg alhamdulillah saya sehat walafiat.. ga ada gejala apapun pilek batuk panas dll. Trakhir di cek termo gun saya 33.5• (ga jadi patokan juga tuh termogun).

Sekarang saya harus di isolasi selama 14 hari self quarantine. Dan virus ini kata Dokter Nyoto dan Dr. Ibri RSPAD- virus ini self healing diseases (sembuh dengan sendirinya) pengecualian imun tubuh kita bagus.

Kenapa saya di tes covid-19 karena pada waktu pak menhub Budi Karya dinyatakan positif. Seluruh kabinet keluarga dan jajarannya diharuskan tes. Dan saya optimis pada waktu di tes pasti negatif krn tidak ada gejala yg mengindikasikan terkena corona. Sekian cerita dari saya stay at home dan stay healthy. (Btw foto saya pake stand tripod) 🏻️,”ungkap  Detri Warmanto.

Selain Detri Warmanto, selebritis Indonesia yang mengumumkan kondisinya adalah Andrea Dian. Dilansir dari postingan instagram pribadinya, Andrea menceritakan kronologis dan memberi pesan untuk semua orang.

“Aku positif terinfeksi COVID-19. Melalui pesan ini aku pengen orang – orang terdekatku yang aku sayangi, dan orang-orang yang belakangan bertemu aku, bisa aware dan melakukan tindakan – tindakan pencegahan sebelum virus ini makin menyebar.

Don’t worry, I’m okay.

Awalnya aku demam tanggal 13 Maret dan langsung dibawa ke RS Swasta. Di sana aku didiagnosis Demam Berdarah dan langsung opname. Tanggal 15 aku udah mulai fit. Tapi karena khawatir aku diminta untuk cek thorax. Hasilnya bagus. Cek influenza, hasilnya negative. Dan waktu scan paru, ada flek di kanan dan kiri. Karena ada flek maka besoknya tanggal 16 Maret aku cek swab untuk tes apakah aku terinfeksi virus Covid-19 apa tidak.

Baru tanggal 18 Maret aku dikasih kabar kalo aku positif Covid-19.

View this post on Instagram

Aku positif terinfeksi COVID-19. Melalui pesan ini aku pengen orang – orang terdekatku yang aku sayangi, dan orang-orang yang belakangan bertemu aku, bisa aware dan melakukan tindakan – tindakan pencegahan sebelum virus ini makin menyebar. Don’t worry, I’m okay. Awalnya aku demam tanggal 13 Maret dan langsung dibawa ke RS Swasta. Di sana aku didiagnosis Demam Berdarah dan langsung opname. Tanggal 15 aku udah mulai fit. Tapi karena khawatir aku diminta untuk cek thorax. Hasilnya bagus. Cek influenza, hasilnya negative. Dan waktu scan paru, ada flek di kanan dan kiri. Karena ada flek maka besoknya tanggal 16 Maret aku cek swab untuk tes apakah aku terinfeksi virus Covid-19 apa tidak. Baru tanggal 18 Maret aku dikasih kabar kalo aku positif Covid-19. Malem itu juga aku dipindahkan ke RS yang dirujuk pemeritah untuk aku diisolasi. Aku punya kondisi auto immune yang mana membuat aku punya tuntutan tertentu untuk menjaga kondisi immune ku. Aku sekarang ada di sebuah ruangan bersama 5 pasien positif lainnya dengan kondisi berbeda. Aku sehat dan tidak ada keluhan apapun. Tapi di ruangan ini beberapa temen tidak dengan kondisi sebaik aku. Perawat dan dokter di sini sangat ramah dan membantu. Tapi aku lihat sendiri bagaimana mereka sangat kuwalahan menghadapi banyaknya pasien, baik yang positif maupun yang suspect. Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar yang seadanya. Tapi di luar masih banyak yang tidak dapat tempat istirahat yang layak. Beberapa pasien bilang ada yang tidur di bangsal, bahkan di konteiner. Bila ada pihak yang berwenang membaca pesanku ini, mohon lebih diperhatikan lagi para tenaga medis ini, fasilitas dan penangan pasien yang diisolasi seperti hal – hal dasar; sanitizer, tissue, sabun, air minum, kami kekurangan. Yang juga penting adalah penanganan pasien yang membludak. Kami semua, baik pasien atau tenaga kesehatan di sini butuh pertolongan. Butuh peralatan yang layak dan system yang jelas. (lanjut di-comment)

A post shared by AndreaDian (@andreadianbimo) on

Malem itu juga aku dipindahkan ke RS yang dirujuk pemeritah untuk aku diisolasi. Aku punya kondisi auto immune yang mana membuat aku punya tuntutan tertentu untuk menjaga kondisi immune ku. Aku sekarang ada di sebuah ruangan bersama 5 pasien positif lainnya dengan kondisi berbeda.

Aku sehat dan tidak ada keluhan apapun. Tapi di ruangan ini beberapa temen tidak dengan kondisi sebaik aku. Perawat dan dokter di sini sangat ramah dan membantu. Tapi aku lihat sendiri bagaimana mereka sangat kuwalahan menghadapi banyaknya pasien, baik yang positif maupun yang suspect.

Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar yang seadanya. Tapi di luar masih banyak yang tidak dapat tempat istirahat yang layak. Beberapa pasien bilang ada yang tidur di bangsal, bahkan di konteiner.

Bila ada pihak yang berwenang membaca pesanku ini, mohon lebih diperhatikan lagi para tenaga medis ini, fasilitas dan penangan pasien yang diisolasi seperti hal – hal dasar; sanitizer, tissue, sabun, air minum, kami kekurangan. Yang juga penting adalah penanganan pasien yang membludak. Kami semua, baik pasien atau tenaga kesehatan di sini butuh pertolongan. Butuh peralatan yang layak dan system yang jelas. (lanjut di-comment),”ujar Adrean Dian diakun instgramnya. (@enny_hdyn).

Comments

comments

BACA JUGA:  Achmad Yurianto: Pasien yang Sembuh dari Virus Covid-19 Tidak Akan Tetular Lagi
loading...