INFO SEHAT

Sembuh dari COVID-19, Wakil Rektor UIN Padang Gunakan Minyak Kayu Putih dan Air Garam

Sembuh dari Covid-19
Salah satu pasien sembuh dari Covid-19 di Sumatera Barat pada 1 September 2020 adalah Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Ikhwan Matondang.

Ikhwan menceritakan perjuangannya sembuh dari Covid-19. Selain konsumsi obat dan vitamin yang diberikan rumah sakit, ia juga menjalankan 2 terapi selama terinfeksi Covid-19.

BACA JUGA:  Pasien Covid-19 yang Kritis Butuh 13 Botol Obat Gamaras Setiap Hari, 1 Botol Harganya Rp 4,9 Juta

“Pertama, terapi minyak kayu putih seperti yang viral. Dioleskan di pangkal lidah, dihidung, di dada, kaki dan juga di masker. Dan juga saya teteskan di air minum,” ujarya seperti dilansir langgam.id, Rabu (2/8/2020).

Covid-19

Ikhwan mengungkapkan, selain terapi minyak kayu putih, kata dia, tenaga kesehatan di rumah sakit juga menyarankan terapi air garam, yang disemprotkan ke saluran hidung dan tenggorokkan.

BACA JUGA:  Anies Baswedan: Virus Ini Sangat Nyata Vaksin Covid-19 Saat Ini Adalah Masker

Ia menyebutkan, air garam disemprotkan menggunakan alat injeksi tanpa jarum melalui hidung. Tenaga kesehatan menyarankan 3 kali sehari.

“Tapi saya lakukan 7 kali sehari. Caranya seperti istinsyaq saat dalam wudhu, yaitu menghirup air ke dalam rongga hidung,” ujarnya dikutip dari langgam.id.

BACA JUGA:  Peniliti Ciptakan Mata Palsu yang Pulihkan Pandangan Tunanetra

Ikhwan juga menyebutkan, air garam bisa merontokan kuman dan virus. Metode ini efektif jika virus belum turun ke rongga dada atau paru-paru.

Covid-19
Garam

“Jika sudah sampai ke rongga dada, perlu upaya pengobatan sesuai ilmu penyakit dalam. Saya sendiri didiagnosis sudah mengalami infeksi paru, maka saya jalani pengobatan dengan telaten dan juga terapi air garam dan minyak kayu putih. Metode mana yang efektif?. Wallahu A’lam dan Allah Maha Penyembuh. Kita hanya bisa berusaha dan berdoa. Alhamdulillah saya bisa sembuh,” jelasnya.

BACA JUGA:  Happy Hypoxia Gejala yang Bebahaya Bagi Penderita COVID-19

Awalnya Ikhwan mengalami demam sejak Rabu (12/08/2020. Gejalanya keringatan dan pegal-pegal.

Setelah sepekan, demamnya tak kunjung sembuh. Ia pun akhirnya dirawat di Rumah Sakit Yos Sudarso pada Sabtu (19/08/2020).

“Di rumah sakit saya langsung tes swab. Hasilnya keluar 25 Agustus 2020 dan saya dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.

BACA JUGA:  Anies Baswedan: Virus Ini Sangat Nyata Vaksin Covid-19 Saat Ini Adalah Masker

Ikhwan beterima kasih kepada tim kesehatan yang telah bekerja profesional dalam merawat pasien Covid-19. Ia berharap seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara ikhlas dan ketat, agar tidak terpapar Covid-19.

“Bagi pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan, hadapi dengan ikhlas dan husnuzhzhan kepada Allah, patuhi proses pengobatan, rajin bersihkan hidung, mulut dan tenggorokan dengan air garam. Perbanyak ibadah dan zikir, gembirakan hati dgn sesuatu yang menyenangkan,” pungkasnya.

Artikel Asli: langgam.id

loading...