Beranda INFO SEHAT Ternyata Virus Corona Menular Melalui 3 Cara Ini

Ternyata Virus Corona Menular Melalui 3 Cara Ini

Virus Corona
Virus Corona atau Covid-19, penularannya kian hari kian meningkat dengan pesatnya. Hingga hari ini, Sabtu (19/9/2020) sudah 237 ribu kasus yang terinfeksi virus Corona. Pada minggu-minggu terakhir ini jumlah pasien yang terkonfirmasi rata-rata mencapai tiga ribuan.

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengingatkan masyarakat bahwa penularan virus Corona terjadi melalui tiga mekanisme. Ada penularan secara langsung, tidak langsung, dan melalui airbone.

BACA JUGA:  Kanker Dapat Dicegah, Kenali Caranya

“Jadi sudah sering disampaikan mungkin dari berbagai pakar dan juga Satgas Covid-19 bahwa pada dasarnya Virus Corona ini menular melalui tiga mekanisme,” ujar Ketua PDPI Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K) dalam konferensi pers bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Dikatakan Agus, penularan Virus Corona secara langsung adalah melalui droplet atau percikan-percikan halus liur yang dilontarkan oleh seseorang ketika batuk, bersin, atau saat berbicara dengan orang terdekat dalam jarak satu hingga dua meter.

BACA JUGA:  Cara Tingkatkan Imun Tubuh Di Saat Pandemi

Sementara itu, penularan secara tidak langsung adalah melalui tangan yang terkontaminasi setelah menyentuh benda-benda yang telah terpapar oleh virus SARS-CoV-2, penyebab Covid-19. Virus bisa saja menempel di meja, pegangan pintu, atau barang-barang lain.

“Apabila tangan seseorang menyentuh barang-barang yang telah terkontaminasi kemudian menyentuh area wajah, hidung, mulut, atau mata tanpa terlebih dahulu mencuci tangan, virus dapat masuk dan terhirup ke dalam saluran napas kemudian masuk ke dalam tubuh,” ujar Agus.

BACA JUGA:  Virus Corona Ternyata Penipu Ulung

Berikutnya, penularan Covid-19 yang lainnya adalah melalui airbone atau udara. Penularan lewat udara ini disinyalir terjadi paling banyak adalah di lingkungan rumah sakit.

“Penularan Covid-19 melalui aerosol terjadi saat tindakan dengan prosedur yang menimbulkan suatu aerosol atau microdroplet,” ujar Agus.

BACA JUGA:  Hasil Uji klinik III vaksin Corona Sinovac diterima Awal 2021

Penularan melalui udara tersebut dapat terjadi dalam radius hingga 60 meter. Selain dapat terjadi di lingkungan rumah sakit, penularan Covid-19 melalui udara juga dapat terjadi di tengah populasi, terutama pada area-area tertutup yang tidak memiliki ventilasi yang baik, misalnya pada ruang perkantoran, restoran atau rumah makan, atau ruang-ruang pertemuan kecil.

“Potensi penularan lewat udara muncul apabila ruangan itu tertutup, tidak ada ventilasi yang baik, kemudian kerumunannya padat,” kata Agus.

loading...