HUKUM

Terpidana Mafia Pajak Gayus Tambunan Meninggal Dunia

Berita meninggalnya terpidana kasus mafia pajak Gayus Tambunan kini bertebaran di media online maupun di media sosial.

Gayus Tambunan dikabarkan meninggal dunia di Jayapura, Papua. Berita ini pun kembali memunculkan nama Gayus yang sudah cukup lama tidak pernah lagi jadi bahan pemberitaan.

Berita meninggalnya Gayus Tambunan yang pernah berkarier di Direktorat Jenderal Pajak sampai akhirnya diberhentikan dengan tidak hormat akibat kasus mafia pajak pada tahun 2010, ternyata hoaks.

Hal ini disampaikan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat dan membantah informasi atau berita yang menyatakan terpidana kasus mafia pajak Gayus Tambunan meninggal dunia di Jayapura, Papua.

Kabar tersebut ditegaskan berita hoaks sebab Gayus saat ini tengah menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor.

Informasi tentang meninggalnya mantan pegawai pajak tersebut beredar di kalangan wartawan yang menyatakan Gayus meninggal dunia di daerah Jayapura, Papua.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar, Abdul Aris menegaskan jika Gayus saat ini tengah menjalani hukuman di LP Gunung Sindur. Sehingga menurutnya kabar tentang meninggalnya Gayus tersebut tidak dibenarkan.

“Kabar soal itu (Gayus meninggal) tidak benar. Itu hoaks, Gayus masih di Gunung Sindur,” kata Aris, baru-baru ini.

Ia menambahkan, saat ini kondisi kesehatan Gayus baik dan sehat. Bahkan, menurutnya Gayus sempat berfoto dengan petugas dan dalam kondisi sehat.

Gayus Tambunan

“Gayus tidak dalam kondisi sakit, barusan tadi pagi petugas foto,” kata dia.

Sebelumnya, Gayus Tambunan total mendapatkan hukuman penjara 29 tahun dengan beberapa kasus yang menjeratnya yaitu kasus mafia pajak, menyuap Direktur II Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Polisi Arafat Enanie, kasus pemalsuan paspor dan kasus pencucian uang dan penggelapan uang. Gayus sempat ditahan di Lapas Sukamiskin Bandung akhirnya dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor.

BACA JUGA:  Komisi III DPR RI Minta Polri Tidak Sembarangan Menangkap dan Menjerat Orang dengan UU ITE

Gayus Halomoan Partahanan Tambunan atau biasa disebut Gayus Tambunan adalah mantan pegawai negeri sipil pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Indonesia.

Ia dikenal ketika Komjen (Pol) Susno Duadji menyebutkan bahwa Gayus menyimpan uang 25 miliar rupiah di rekening banknya, plus uang asing senilai Rp 60 miliar dan perhiasan senilai Rp 14 miliar di brankas bank atas nama istrinya yang kesemuanya dicurigai sebagai harta haram.

Dalam perkembangan selanjutnya, Gayus sempat melarikan diri ke Singapura beserta anak istrinya sebelum dijemput kembali oleh Satgas Mafia Hukum di Singapura. Kasus Gayus mencoreng proses reformasi perpajakan di Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang saat itu gencar digulirkan Sri Mulyani dan sekaligus menghancurkan citra aparat perpajakan Indonesia.

Comments

comments

loading...