OLAHRAGA

UEFA Akhirnya Hentikan Liga Inggris di Tengah Pandemi Covid-19, Liverpool Otomatis Juara

UEFA
Liverpool
Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) akhirnya melunak dengan menyebut Liverpool layak menjadi juara Liga Primer Inggris musim 2019-2020 di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 yang belum juga mereda.

Jika sebelumnya ngotot Liga Inggris harus tetap dilanjutkan, kali ini UEFA mulai memberi lampu hijau terkait dihentikannya kompetisi secara total.

Seperti dilansir Daily Mail, Jumat (24/4/2020), pernyataan itu terungkap usai pertemuan Komite Eksekutif UEFA, Kamis (23/4/2020) malam waktu setempat. Melalui video-konferensi, UEFA membuat aturan soal penentuan juara kompetisi domestik jika dihentikan total. Termasuk penentuan tim yang lolos ke kompetisi Eropa musim depan.

Kompetisi domestik musim 2019-2020 menurut UEFA, dapat diselesaikan dengan ditentukannya sang juara berdasarkan klasemen akhir sebelum liga ditunda.

Dengan kata lain, Liverpool otomatis akan jadi juara Liga Inggris musim ini karena mereka memuncaki klasemen sementara sebelum pandemi Virus Corona melanda.

Keputusan UEFA itu kemungkinan berarti tempat Liga Champions akan ditentukan berdasarkan poin perpertandingan jika sisa pertandingan tidak dapat dimainkan. Opsi lain yang bisa dilakukan adalah membuat format play-off atau turnamen mini untuk memutuskan siapa yang memenuhi syarat untuk kompetisi Eropa.

Namun ide ini diyakini tidak disukai oleh klub-klub yang menganggap poin perpertandingan sebagai metode paling adil.

Bahkan jika itu benar terjadi, Liverpool yang unggul jauh di papan klasemen berharap penentuan bukan lewat turnamen mini. Mereka memiliki 82 poin dan unggul 37 poin dari tempat kelima Manchester United (MU) dengan hanya sembilan pertandingan tersisa. Terkait hal itu, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp ogah berkomentar.

Ia bahkan mengatakan lebih memilih tetap tinggal di rumah, daripada memaksa melanjutkan kompetisi demi gelar juara di tengah pandemi Corona.

“Apabila kami berkumpul dan berlatih dalam grup dua, lima, enam, atau delapan orang, saya tidak yakin kapan itu terjadi. Kami harus menunggu soal itu. Kami tidak dapat memaksa dan tidak akan memaksa karena kami tidak bisa. Tidak ada yang bisa dilakukan,” sindir pelatih asal Jerman tersebut.

Kendati demikian, sepak bola menurutnya bisa menjadi semacam obat masyarakat dunia keluar dari rasa bosan di rumah. Sepak bola bisa menjadi salah satu hiburan masyarakat di tengah situasi sulit seperti ini.

“Kita akan lihat, mereka (Jerman) sangat optimistis akan mulai pada pertengahan Mei. Kita akan lihat kapan kompetisi bisa dimulai di sini. Kami tahu apa yang kami mau dan hal utama yang kami inginkan adalah semua orang selamat dan sehat,” tuntasnya. (PK)

loading...