HUKUM

Usulan Yasonna Kandas, Jokowi Tegaskan Tidak Ada Pembebasan Untuk Koruptor

Yasonna
Akhirnya usulan Yasonna Laoly merevisi PP 99 Tahun 2012 kandas. Revisi yang memungkinkan napi kejahatan khusus, narkoba, dan korupsi, bebas dimentahkan oleh Jokowi.

Kandasnya usulan Yasonna Laoly ini ditandai dengan ketegasan Presiden Joko Widodo untuk tidak akan membebaskan narapidana korupsi.

Jokowi menyatakan tidak akan merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan seperti yang diusulkan Yasonna.

“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa mengenai napi koruptor tidak pernah kita bicarakan dalam rapat-rapat kita,” tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2020).

Jokowi menyampaikan pembebasan untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19) hanya untuk narapidana umum dan anak. Tidak ada pembebasan untuk para koruptor.

“Jadi mengenai PP Nomor 99 Tahun 2012 perlu saya sampaikan tidak ada revisi untuk ini. Jadi pembebasan napi hanya untuk napi pidana umum,” tegas Jokowi.

Jokowi menyampaikan pembebasan narapidana itu disebabkan lapas di Indonesia sudah melebihi kapasitas. Namun, dia menegaskan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi narapidana sebelum menghirup udara segar.

“Minggu yang lalu saya sudah menyetujui agar ada pembebasan napi karena memang lapas kita yang over kapasitas. Tetapi tidak bebas begitu saja. Tentu saja ada syaratnya, ada kriterianya, ada pengawasannya,” kata Jokowi.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly sebelumnya menandatangani Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19. Aturan ini memungkinkan narapidana umum dan anak bebas.

Namun belakangan, Yasonna justru mewacanakan revisi PP 99 Tahun 2012. Revisi ini memungkinkan napi kejahatan khusus, narkoba, dan korupsi, bebas, sehingga kalayakpun dibuat heboh.

BACA JUGA:  Ruslan Buton, Mantan Perwira TNI Ditangkap Usai Buat Surat Terbuka untuk Jokowi

Comments

comments

loading...