JAKARTA — Lagi Probation, film drama komedi terbaru dari BASE Entertainment yang disutradarai Archie Hekagery. Dunia kerja ternyata bisa terasa seperti arena permainan bertahan hidup. Itulah premis yang ditawarkan film ini.
Film Lagi Probation yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026 ini baru saja merilis teaser trailer yang memperkenalkan perjuangan enam first jobber yang harus bersaing mendapatkan satu posisi sebagai karyawan tetap.
Teaser trailer memperlihatkan Bintang, karakter yang diperankan Aurora Ribero, sebagai perempuan muda yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan tetap. Bagi Bintang, pekerjaan bukan sekadar pencapaian karier, tetapi menjadi jalan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Setiap pagi, Bintang harus mengejar kesempatan kerja demi membayar kebutuhan rumah, termasuk token listrik dan biaya kuliah adiknya. Situasi semakin berat setelah sang ayah, yang diperankan Indra Birowo, memasuki masa pensiun sebagai guru.
Harapan Bintang muncul ketika ia diterima mengikuti masa probation di sebuah perusahaan. Namun, bersama lima calon karyawan lainnya Rey Bong, Gabriella Ekaputri, Daffa Wardhana, Arafah Rianti, dan Lutfi Afansyah Bintang kemudian mengetahui kenyataan yang mengubah situasi.
Enam orang masuk sebagai karyawan probation, tetapi hanya satu orang yang akan mendapatkan posisi sebagai karyawan tetap.

Persaingan yang awalnya terlihat seperti kesempatan membangun karier pun berubah menjadi sebuah permainan bertahan hidup di lingkungan kantor.
“Squid Game” Versi Dunia Kerja
Konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Lagi Probation. Sutradara Archie Hekagery bahkan menggambarkan situasi dalam film ini seperti Squid Game, tetapi ditempatkan dalam kehidupan dunia kerja.

“Di film Lagi Probation ini saya ingin menghadirkan sebuah drama komedi saat mencari kerja berubah menjadi permainan bertahan hidup. Seperti Squid Game tapi di dunia kerja. Semua orang bersaing demi posisi, dan semuanya sama-sama punya alasan untuk bertahan masing-masing dan rasanya ini relate ke banyak orang,” ujar Archie Hekagery.
Alih-alih mempertaruhkan nyawa, para karakter dalam Lagi Probation mempertaruhkan masa depan, penghasilan, kebutuhan keluarga, serta mimpi yang ingin mereka wujudkan.
Premis tersebut membuat konflik film terasa dekat dengan pengalaman generasi muda yang sedang memasuki dunia profesional. Masa probation yang biasanya menjadi tahap adaptasi sebelum menjadi karyawan tetap justru dijadikan ruang kompetisi dengan tekanan yang semakin tinggi.
Aurora Ribero Jadi First Jobber yang Terdesak Keadaan
Aurora Ribero menjadi pusat cerita melalui karakter Bintang. Karakter tersebut digambarkan menghadapi persoalan finansial sekaligus tuntutan keluarga.
“Di film ini aku berperan sebagai Bintang. Bintang ini secara finansial struggle, karena bapaknya pensiun, dia belum dapat kerja, dan adiknya mau kuliah. Beban yang dipikul lumayan berat,” ujar Aurora Ribero.
Menurut Aurora, situasi Bintang kemudian semakin kompleks ketika ia masuk ke perusahaan bersama lima orang lainnya dan mengetahui bahwa hanya satu dari mereka yang akan diterima menjadi karyawan tetap.
“Kami bersahabat, tapi tiba-tiba dikasih tahu kalau yang bisa diterima jadi karyawan tetap cuma satu orang. Di situlah drama-drama kantor akan terjadi,” lanjutnya.
Teaser poster Lagi Probation juga memberikan sedikit gambaran mengenai dinamika tersebut. Aurora terlihat berdiri di atas meja, sementara kelima karakter lainnya tampak terkejut melihat aksinya.
Momen tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di lingkungan kantor mereka.
Diadaptasi dari Buku Best Seller
Lagi Probation diadaptasi dari buku berjudul sama karya Samuel Ray, seorang profesional di bidang HR. Film ini kemudian mengembangkan gagasan tentang pencarian kerja dan masa probation menjadi drama komedi dengan konflik antar karakter.
Kehadiran enam karakter dengan latar belakang dan alasan masing-masing untuk mendapatkan pekerjaan tetap menjadi fondasi konflik cerita.
Menariknya, film ini tidak hanya menawarkan cerita mengenai persaingan mendapatkan pekerjaan. Di balik kompetisi tersebut terdapat pertanyaan mengenai seberapa jauh seseorang akan berusaha mempertahankan pekerjaan ketika masa depan pribadi dan keluarganya ikut dipertaruhkan.
Dengan perpaduan drama, komedi, dan situasi kantor yang dekat dengan kehidupan generasi muda, Lagi Probation berpotensi menghadirkan gambaran berbeda mengenai fase first jobber—fase ketika mendapatkan pekerjaan pertama bisa terasa seperti sebuah pertandingan besar.
Lagi Probation Bikin Dunia Kerja Terasa Seperti Survival Game
Ada satu hal yang langsung menarik perhatian dari teaser trailer Lagi Probation: film ini mencoba melihat dunia kerja dari sudut pandang yang sangat dekat dengan keresahan generasi muda.
Alih-alih menjadikan kantor sekadar latar cerita, Lagi Probation tampaknya menjadikan lingkungan kerja sebagai “arena pertandingan”. Enam first jobber masuk ke sebuah perusahaan dengan harapan yang sama mendapatkan pekerjaan tetap tetapi hanya satu orang yang bisa bertahan.
Konsep tersebut terdengar sederhana, tetapi justru punya potensi komedi sekaligus drama yang kuat.
Perbandingan dengan Squid Game yang disampaikan sutradara Archie Hekagery juga cukup mudah dipahami. Tentu konteksnya berbeda, tetapi secara konsep keduanya sama-sama mempertemukan sejumlah orang dalam sebuah kompetisi dengan satu tujuan yang harus diperebutkan. Bedanya, dalam Lagi Probation, yang menjadi taruhan adalah pekerjaan dan masa depan.
Teaser juga cukup efektif memperkenalkan Bintang sebagai karakter yang memiliki motivasi personal paling kuat. Ia bukan sekadar ingin mendapatkan pekerjaan karena ambisi karier. Ada kebutuhan keluarga yang membuat pekerjaan tersebut menjadi sesuatu yang penting bagi keberlangsungan hidupnya.
Di sinilah karakter Aurora Ribero berpotensi menjadi pusat emosional film.
Menariknya, materi promosi Lagi Probation tidak hanya menonjolkan sisi serius. Kehadiran Rey Bong, Gabriella Ekaputri, Daffa Wardhana, Arafah Rianti, dan Lutfi Afansyah memberikan indikasi bahwa konflik antar karyawan akan dibungkus dengan dinamika komedi.
Adegan Aurora Ribero yang berdiri di atas meja dalam teaser poster juga memperlihatkan bahwa film ini tampaknya tidak ingin menjadi drama dunia kerja yang terlalu serius. Ada ruang untuk situasi absurd, persaingan yang kocak, hingga kekacauan khas kehidupan kantor.
Yang paling menarik justru pertanyaan moral yang bisa muncul dari premisnya: ketika hanya satu orang yang bisa mendapatkan posisi tetap, apakah hubungan pertemanan masih bisa bertahan?
Pertanyaan tersebut dapat menjadi kekuatan utama Lagi Probation apabila dikembangkan lebih jauh di film.
Secara keseluruhan, teaser trailer Lagi Probation sudah memberikan gambaran mengenai identitas film: drama komedi tentang tekanan mencari pekerjaan, persaingan antar-first jobber, dan realitas dunia kerja yang dikemas seperti sebuah survival game.
Premisnya cukup relevan dengan pengalaman generasi muda yang sedang memasuki dunia profesional. Tinggal menunggu bagaimana film penuhnya mengembangkan konflik enam karakter tersebut: apakah persaingannya hanya menjadi sumber komedi, atau justru berkembang menjadi cerita tentang ambisi, persahabatan, keluarga, dan pilihan hidup.
Dengan jadwal tayang 12 November 2026, Lagi Probation menarik untuk ditunggu terutama bagi penonton yang pernah merasakan satu fase paling menegangkan setelah lulus sekolah atau kuliah: mencari pekerjaan dan berharap tidak hanya menjadi “anak probation”.





