Beranda INTERNASIONAL Pembantaian Sadis di Penjara Ekuador, 116 Napi Tewas

Pembantaian Sadis di Penjara Ekuador, 116 Napi Tewas

Pembantaian
(AP Photo/Angel DeJesus)
Pembantaian sadis terjadi di penjara di Ekuador, 116 orang dinyatakan tewas dan 80 orang lainnya terluka. Pertumpahan darah antar geng terjadi di penjara tersebut yang berubah menjadi kasus pembantaian terburuk di negara tersebut.

Pembantaian sadis itu terjadi saat kerusuhan pecah pada Jumat malam (12/11/2021) di Lembaga Pemasyarakatan Litoral, penjara besar di dekat kota Guayaquil.

Penjara Litoral sebelumnya dikabarkan telah menampung narapidana dari geng Los Choneros yang terkenal yang diduga memiliki hubungan dengan kartel Sinaloa yang kuat di Meksiko.

Bentrokan itu terjadi karena dipicu konflik antara anggota geng yang berbeda yang dipenjara tersebut. Bangsal Kedua penjara yang menampung sekitar 700 narapidana telah menjadi pusat kekacauan berdarah.

Sebuah video yang belum diverifikasi beredar di internet diduga direkam oleh seorang narapidana yang menggambarkan kondisi pembantaian tersebut. Rekaman menunjukkan anggota geng mencoba membakar tubuh lawan mereka tepat di lapangan penjara.

Mayat-mayat bergelimpangan di genangan darah disatukan dengan beberapa puing-puing dan dibakar. Beberapa narapidana terlihat berjalan di antara orang mati dan masih memukuli mereka dengan tongkat besar.

“Sebanyak 116 orang tewas dalam pembantaian itu,” papar Gubernur Provinsi Guayas, Pablo Arosemena, dalam konferensi pers darurat yang diadakan pemerintah pada Sabtu (13/11/2021).

Sebanyak 80 orang lainnya terluka dan dikirim ke berbagai fasilitas medis, menurut media setempat.

Namun, polisi baru bisa memasuki fasilitas itu pada Sabtu pagi. “Para petugas tidak dapat melakukan pengamanan lebih cepat,” ujar kepala polisi Ekuador, Tanya Varela.

Dia mengungkapkan tindakan tergesa-gesa hanya akan memperburuk situasi. “Para petugas menemukan senjata dan selusin tongkat dinamit saat mereka menggeledah fasilitas tersebut sambil dijaga unit komando taktis,” dilaporkan media setempat.

BACA JUGA  Tindakan Terorisme Anti-Muslim di Kanada, 4 Orang Terbunuh

Sebelumnya, Lembaga Pemasyarakatan Litoral juga telah mengalami kerusuhan besar lainnya pada akhir September yang berakhir dengan kematian 119 narapidana.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaHeboh! Asap Kebakaran Kilang Minyak Cilacap Berbentuk Wajah Manusia
Artikel berikutnyaSetubuhi dan Peras Istri Cantik Tahanan Kasus Narkoba, 8 Oknum Polisi Terancam Dipecat