LOS ANGELES — Ada yang berbeda dari senyum Lisa BLACKPINK ketika namanya diumumkan sebagai pemenang Best Pop di MTV Video Music Awards (VMAs) 2026. Bukan sekadar selebrasi, momen tersebut justru berubah menjadi salah satu penampilan paling emosional Lisa di panggung penghargaan.
Lewat lagu “Dream” feat. Kentaro Sakaguchi, Lisa berhasil membawa pulang Moon Person dari kategori Best Pop dalam perhelatan VMAs 2026 yang berlangsung di Peacock Theater, Los Angeles, Minggu (27/9) waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus menempatkannya sebagai solois Asia dan solois K-pop pertama yang memenangkan kategori Best Pop di MTV VMAs.
Begitu namanya disebut, ekspresi Lisa langsung berubah. Ia tampak terharu, menundukkan kepala, dan berusaha menahan tangis sebelum menerima trofi.

Momen tersebut membuat kemenangan “Dream” terasa lebih personal. Lisa tidak langsung merayakan trofi yang berada di tangannya, tetapi terlebih dahulu mencoba mengendalikan emosinya sebelum menyampaikan pidato kemenangan.
Dalam pidatonya, Lisa mengungkapkan rasa terima kasih kepada MTV dan orang-orang yang telah menjadi bagian dari perjalanan musiknya.
“All those late-night dreams brought me here today.”

Kalimat tersebut menjadi salah satu bagian paling menyentuh dari pidatonya. Lisa kemudian secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Lilies, sebutan untuk para penggemarnya.
“To my Lilies, I wouldn’t be here without you guys. Thank you so much for your love and support.”
Ucapan tersebut disampaikan Lisa sambil berusaha menahan air mata.

“Dream” Bukan Sekadar Lagu untuk Lisa
Kemenangan di kategori Best Pop menjadi pencapaian penting dalam perjalanan solo Lisa.
Sebelumnya, ia telah memenangkan tiga penghargaan VMA sebagai solois melalui kategori Best K-Pop. Ia meraih penghargaan tersebut lewat “Lalisa” pada 2022, “Rockstar” pada 2024, dan “Born Again” pada 2025.
Dengan kemenangan “Dream” tahun ini, koleksi kemenangan VMA Lisa sebagai solois kini bertambah menjadi empat trofi.
Yang membuat pencapaian tersebut semakin menarik adalah kategori yang dimenangkannya. Setelah sebelumnya dikenal melalui kategori Best K-Pop, idol K-pop ini kini berhasil membawa “Dream” masuk ke wilayah Best Pop, bersaing dengan sejumlah nama besar seperti Ariana Grande dan Taylor Swift.
Secara musikal, “Dream” juga menjadi bagian dari perjalanan solonya yang semakin memperlihatkan jangkauan musiknya di luar aktivitas BLACKPINK.
Air Mata yang Justru Jadi Momen Paling Diingat
Jika kemenangan biasanya identik dengan selebrasi, pelantuk lagu Sawadika ini justru memberikan momen yang jauh lebih intim.
Di atas panggung, Moon Person berada di tangannya, tetapi perhatian penonton justru tertuju pada ekspresi penyanyi asal Thailand ini yang terlihat berusaha menahan tangis.
Momen tersebut memperlihatkan sisi lain dari seorang bintang pop yang selama ini identik dengan penampilan penuh energi, koreografi dan kepercayaan diri.
Kali ini, ia membiarkan emosinya terlihat.
Dan ketika ia menyebut para Lilies dalam pidatonya, kemenangan tersebut terasa bukan hanya sebagai pencapaian pribadi, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap perjalanan yang ia lalui bersama penggemarnya.
Empat kemenangan VMA sebagai solois. Satu trofi Best Pop. Dan satu momen ketika member Blackpink ini tidak mampu menyembunyikan air matanya.
“Dream” akhirnya bukan hanya membawa pulang Moon Person, tetapi juga meninggalkan salah satu momen paling emosional solois ini di panggung MTV VMAs 2026.





