Aktivis Pantura Tangerang Ajak Warga Tolak Aksi Provokatif di Tugu Mauk

TANGERANG, Indek News – Sejumlah aktivis muda di wilayah Pantura Kabupaten Tangerang menyerukan penolakan terhadap rencana aksi yang akan digelar oleh kelompok Koalisi Rakyat Banten di Tugu Mauk, Senin (10/11/2025).

Mereka menilai aksi tersebut sarat dengan unsur provokasi dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Pantura.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Sukadiri, Irfan Maulana, menyebut aksi tersebut berpotensi ditunggangi kepentingan gelap yang mencoba menghambat kemajuan pembangunan di wilayah Pantura dan Banten secara umum.

“Saya menduga unjuk rasa itu ajang provokasi dan ujaran kebencian. Kepentingan gelap itu tidak lain mencoba menghalangi kemajuan yang sedang berjalan di Pantura Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten,” ujar Irfan, sabtu (7/11/2025).

Irfan yang juga mantan Sekretaris Umum IMM Tangerang menilai, kelompok tersebut diisi oleh orang-orang yang kecewa karena kepentingannya tidak diakomodir dan kalah dalam proses hukum.

“Mereka saya duga orang-orang yang sakit hati dan sudah masuk kategori sakit jiwa. Namanya perjuangan itu harus sistematis dan untuk kesejahteraan masyarakat. Faktanya, Pantura kini sedang bergerak menuju kemajuan,” tegasnya.

Irfan menambahkan, masyarakat Pantura justru mendukung penuh peran pengembang dan pemerintah daerah yang tengah fokus memperbaiki infrastruktur dan membuka lapangan kerja bagi warga lokal.

“Seluruh elemen masyarakat sangat mendukung pembangunan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kecamatan Kronjo, Muhammad Rofiqi, turut mengecam keras tindakan provokatif yang dilakukan oleh kelompok Koalisi Rakyat Banten.
Ia menyebut, kehadiran kelompok tersebut telah mengganggu ketenteraman masyarakat dan menodai proses pembangunan di kawasan Pantura.

“Kelompok itu sudah membuat gaduh dengan provokasi dan ujaran kebencian. Sebagai generasi penerus Pantura, kami merasa dilecehkan oleh tindakan mereka,” kata Rofiqi kepada wartawan.

Rofiqi juga mengimbau seluruh warga Pantura untuk tidak mudah terprovokasi atau ikut-ikutan dalam aksi yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat.

“Saya mengajak semua elemen masyarakat Pantura dan Banten untuk menolak ajakan provokasi berbalut unjuk rasa itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rofiqi meminta aparat penegak hukum segera bertindak tegas terhadap siapa pun yang berupaya menghasut dan menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas oknum atau kelompok yang terbukti menyebar kebencian dan memprovokasi warga,” tegasnya.

Aktivis Pantura berharap seluruh elemen masyarakat tetap tenang dan fokus mendukung pembangunan daerah yang saat ini tengah berjalan pesat, terutama di sektor infrastruktur dan ekonomi lokal.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses