Terkuak! Ini Alasan Prabowo & Purbaya Langsung Awasi Gubernur Soal Anggaran Daerah

Jakarta, Indeks News – Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti serius rendahnya penyerapan anggaran pemerintah daerah di tengah tingginya penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) pada 2025.

Prabowo bahkan memberikan instruksi langsung kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk memeriksa penggunaan anggaran daerah menjelang akhir tahun. Instruksi itu disampaikan dalam rapat khusus di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma sebelum keberangkatan menuju Australia.

Setkab Teddy Indra Wijaya menjelaskan, setiap rupiah yang dialokasikan untuk daerah harus tepat sasaran. “Presiden menegaskan agar penyerapan TKD diawasi langsung oleh Mensesneg,” tulis Teddy melalui unggahan resmi (12/11/2025).

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, hingga Kepala PPATK dan BPKP.

Purbaya menegaskan bahwa simpanan dana Pemda di perbankan mencapai Rp 234 triliun per kuartal III-2025. Angka itu naik 12,17% dibanding tahun sebelumnya.

Sebaliknya, realisasi belanja APBD 2025 baru Rp 712,8 triliun, atau turun 13,1% dari periode yang sama tahun lalu.

Padahal, pemerintah telah menyalurkan TKD sebesar Rp 644,8 triliun atau 74% dari pagu.

“Kami mencatat belanja daerah turun, sehingga dana simpanan Pemda naik. Ini harus segera diperbaiki,” tegas Purbaya melalui surat resmi S-662/MK.08/2025.

Purbaya meminta kepala daerah: Mempercepat penyerapan belanja secara efektif dan efisien. Memenuhi kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga. Mengoptimalkan dana simpanan untuk program strategis. Melakukan monitoring mingguan/bulanan hingga akhir 2025.

Ia menekankan, perbaikan serapan anggaran daerah diperlukan untuk menopang ekonomi nasional yang tumbuh 5,04% pada kuartal III-2025, melambat dibanding sebelumnya.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses