Indeks News – Kepolisian Resor Mesuji berhasil mengungkap dugaan laporan palsu yang dibuat oleh seorang sopir truk bernama Soni Ramadhani (40). Ia sebelumnya mengaku menjadi korban perampokan di Jalan Tol Lampung.
Namun, penyelidikan polisi membuktikan bahwa kejadian sopir truk tersebut hanyalah rekayasa yang dilakukan untuk menutupi uang jalan yang telah habis dipakai berjudi slot online.
Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, menjelaskan bahwa Soni menerima uang jalan sebesar Rp 17 juta dari perusahaannya untuk perjalanan pengiriman muatan dari Cikarang menuju Sumatera Utara.
“Dari hasil penyelidikan dan pengakuan sopir truk, uang tersebut habis untuk berjudi slot online. Total yang dihabiskan mencapai Rp 11 juta dari Rp 17 juta,” kata Firdaus, Selasa (18/11/2025).
Firdaus mengungkapkan, setelah uang jalan tersebut habis dipakai berjudi slot online, Soni mulai panik karena tidak memiliki dana untuk membeli bahan bakar guna melanjutkan perjalanan.
Dalam kondisi terdesak, ia kemudian merancang skenario perampokan palsu dengan harapan perusahaan akan memberikan tambahan uang jalan.
“Sopir ini sudah tidak punya uang lagi, bahan bakar kendaraannya habis. Ia lalu membuat skenario perampokan palsu agar kantornya memberikan uang tambahan,” jelas Firdaus.
Soni kini telah diamankan ke Mapolres Mesuji untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah kami amankan dan dibawa ke Mapolres,” tambahnya.
Sebelumnya, Soni mengaku dirampok oleh tiga orang tak dikenal di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terpeka (Terbanggi Besar-Pematang Panggang–Kayu Agung).
Ia mengklaim uang tunai Rp 9 juta dan sebuah telepon genggam miliknya dibawa kabur para pelaku.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu (16/11/2025) pukul 01.00 WIB di KM 234 jalur A, Desa Gedung Sri Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung, sebelum akhirnya terungkap sebagai laporan palsu.




