ZTE Raih Tiga Selular Award 2026 Berkat Inovasi AI untuk Jaringan Generasi Berikutnya

ZTE Corporation berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Selular Award 2026, yaitu Best AI Technology Fixed Wireless Access, Best AI Network Ecosystem, dan Best Native AI Baseband.

Penghargaan ini menegaskan peran ZTE sebagai salah satu pelopor pengembangan teknologi jaringan cerdas yang mengintegrasikan AI secara end-to-end, mulai dari akses broadband hingga infrastruktur inti jaringan.

Diselenggarakan oleh Selular Media Network (SMN) pada 8 Juni 2026 di Jakarta, Selular Award tahun ini mengusung tema “Leading The Future: Building Exponential Value in 5G-Advanced and AI Economy”, yang menyoroti peran strategis konvergensi AI dan 5G-Advanced dalam membentuk fondasi ekonomi digital masa depan

Ketiga penghargaan yang diraih ZTE mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghadirkan inovasi di berbagai lapisan jaringan telekomunikasi. Pada sisi akses, solusi AI-powered Fixed Wireless Access (FWA) memungkinkan operator menghadirkan layanan broadband berkecepatan tinggi secara lebih fleksibel dan efisien, sekaligus mempercepat perluasan konektivitas di wilayah yang belum terjangkau jaringan kabel.

ZTE

Sementara itu, penghargaan Best AI Network Ecosystem mengapresiasi upaya ZTE dalam membangun ekosistem terbuka yang mengintegrasikan AI, cloud computing, konektivitas, dan platform digital melalui kolaborasi dengan operator, enterprise, serta mitra teknologi. Pendekatan ini memungkinkan terciptanya layanan digital yang lebih cerdas dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

Pada lapisan jaringan inti, penghargaan Best Native AI Baseband menjadi pengakuan atas inovasi ZTE dalam mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam baseband. Teknologi ini memungkinkan jaringan melakukan analisis, optimasi, dan pengambilan keputusan secara real-time tanpa bergantung pada sistem eksternal, sehingga meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, dan kesiapan menuju jaringan yang lebih otonom.

“Industri telekomunikasi sedang memasuki era di mana AI tidak lagi menjadi fitur tambahan, tetapi menjadi bagian fundamental dari arsitektur jaringan. Dengan mengintegrasikan AI secara native ke dalam berbagai elemen jaringan, kami ingin membantu operator membangun infrastruktur yang lebih cerdas, efisien, dan siap mendukung kebutuhan era AI serta 5G-Advanced,” ujar Kevin Fang, Marketing Director ZTE Indonesia.

ZTE

Momentum pengembangan jaringan berbasis AI di Indonesia terus menguat seiring meningkatnya adopsi layanan digital dan aplikasi AI. Laporan e-Conomy SEA 2025 mencatat Indonesia sebagai pasar dengan pertumbuhan pendapatan aplikasi AI tertinggi di Asia Tenggara, sementara investasi 5G diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional hingga akhir dekade ini.

Tren tersebut mendorong kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang mampu menangani lonjakan trafik data, latensi rendah, serta kebutuhan komputasi yang semakin kompleks. Menjawab tantangan tersebut, ZTE terus memperkuat portofolio teknologinya yang mencakup solusi akses nirkabel, jaringan transport optik, pusat data, komputasi cerdas, hingga solusi energi telekomunikasi.

ZTE

Ke depan, ZTE akan terus memperluas kolaborasi dengan operator dan pelaku industri di Indonesia untuk mempercepat implementasi teknologi AI dan 5G-Advanced. Melalui inovasi jaringan cerdas dan konektivitas generasi berikutnya, perusahaan berkomitmen mendukung percepatan transformasi digital nasional sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

 

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses