Operasi Bibir Sumbing Sejak Dini Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, 20 Pasien di Jawa Timur Terima Tindakan Gratis

Jakarta – Penanganan bibir sumbing dan celah langit-langit mulut sejak usia dini menjadi langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Kelainan kraniofasial bawaan ini tidak hanya memengaruhi penampilan fisik, tetapi juga berdampak pada kemampuan menyusu, makan, berbicara, pendengaran, hingga perkembangan psikososial anak di masa depan.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi anak-anak dengan kelainan bawaan, Yayasan WINGS Peduli bekerja sama dengan Yayasan Surabaya CLP Center, RS Premier Surabaya, dan tim medis ahli menggelar program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit mulut secara gratis bagi 20 pasien dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Pasien yang mengikuti program ini berusia antara dua bulan hingga tiga tahun. Rentang usia tersebut dinilai sebagai periode emas untuk melakukan tindakan medis karena dapat memberikan hasil yang lebih optimal terhadap proses tumbuh kembang, kemampuan berbicara, serta kualitas hidup anak di kemudian hari.

Bibir Sumbing
WINGS Group Indonesia melalui Yayasan WINGS Peduli kembali menghadirkan program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis bagi anak balita dari keluarga kurang mampu.

Perwakilan Yayasan WINGS Peduli, Luciana Tanoyo, mengatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

“Kami percaya bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit ini, kami berharap dapat membantu anak-anak Indonesia memperoleh kualitas hidup yang lebih baik sekaligus meringankan beban keluarga mereka,” ujarnya.

Operasi perdana dilaksanakan pada 26 Juni 2026 di RS Premier Surabaya dan akan dilanjutkan secara bertahap. Selain tindakan operasi, para pasien juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, pendampingan tenaga medis, serta edukasi kepada orang tua mengenai perawatan pascaoperasi agar proses pemulihan berjalan optimal.

Bibir Sumbing
Tim medis melakukan operasi dalam Program Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis dari Yayasan WINGS Peduli.

Dokter menjelaskan bahwa bibir sumbing dan celah langit-langit merupakan kelainan bawaan yang dapat ditangani melalui operasi rekonstruksi. Dengan penanganan yang tepat, anak memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dengan kemampuan makan, berbicara, dan bersosialisasi yang lebih baik, sekaligus mengurangi risiko komplikasi seperti infeksi telinga berulang, gangguan pendengaran, hingga masalah gizi.

Program ini juga menjadi pengingat pentingnya deteksi dini dan akses terhadap layanan bedah rekonstruksi bagi anak-anak penyandang kelainan kraniofasial. Dukungan keluarga, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam membantu anak menjalani proses pengobatan hingga pemulihan.

Bibir Sumbing

Melalui pilar kesehatan, Yayasan WINGS Peduli telah menjalankan Program Operasi Kelainan Kraniofasial sejak 2008 dan telah membantu lebih dari 200 anak dari keluarga prasejahtera. Selain itu, berbagai program promotif dan preventif juga terus dilakukan, termasuk edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), imunisasi, serta dukungan fasilitas kesehatan bagi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak Indonesia.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses