Indeks News – Pasangan Fakhiri-Aryoko calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, unggul secara signifikan dalam pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Provinsi Papua tahun 2025. Hasil tersebut berdasarkan data quick count internal Partai Golkar yang telah mencapai 100 persen data masuk pada Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 19.17 WIB.
Menurut hasil hitung cepat tersebut, pasangan Fakhiri–Aryoko meraih 57,52 persen suara, mengungguli pasangan Benhur Tommy Mano – Costant Karma yang memperoleh 47,48 persen suara.
Pasangan Fakhiri-Aryoko Didukung 17 Partai Politik
Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen diusung oleh koalisi besar 17 partai politik, yaitu:
- Partai Golkar
- Partai NasDem
- Partai Demokrat
- PKS
- Partai Perindo
- PAN
- PKB
- Gerindra
- PSI
- PPP
- Partai Buruh
- Partai Gelora
- Hanura
- Garuda
- PBB
- PKN
- Partai Ummat
Sedangkan pesaing Fakhiri-Aryoko, Benhur–Costant, hanya didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur Partai Golkar, Umar Lessy, menyampaikan bahwa kemenangan ini mencerminkan kepercayaan rakyat Papua terhadap kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif.
“Kemenangan Fakhiri–Aryoko bukan hanya kemenangan politik, tapi juga kemenangan bagi semangat persatuan di Tanah Papua,” tegas Umar dalam keterangannya, Kamis, 7 Agustus 2025.
Hasil Quick Count Lembaga Independen Menguatkan Tren Kemenangan
Selain dari internal Golkar, lembaga survei Indikator Politik Indonesia juga merilis hasil quick count dari 250 sampel Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh Papua. Hasilnya:
- Fakhiri–Aryoko: 50,71 persen suara
- Benhur–Costant: 49,26 persen suara
- Margin of error: ±2,19 persen
- Tingkat kepercayaan: 95 persen
Meski selisihnya tipis, data ini tetap mengonfirmasi keunggulan pasangan Fakhiri–Aryoko.
“Dua hasil ini—baik dari internal maupun lembaga independen—mengonfirmasi arah dukungan mayoritas rakyat Papua. Ini menjadi dasar kuat bagi kami untuk terus mengawal proses rekapitulasi resmi oleh KPU dengan penuh optimisme dan kehati-hatian,” ujar Umar.
Golkar Tegaskan Komitmen Kawal Proses Rekapitulasi Resmi KPU
Umar Lessy menambahkan bahwa soliditas koalisi dan kerja akar rumput menjadi penentu kemenangan pasangan Fakhiri–Aryoko. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, kader partai, dan masyarakat Papua atas partisipasi dalam menciptakan proses demokrasi yang damai.
“Ini saatnya Papua melangkah bersama dalam satu visi pembangunan yang berkeadilan,” kata Umar.
Partai Golkar menegaskan akan terus mengawal proses rekapitulasi resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua guna memastikan suara rakyat dihormati dalam penetapan hasil akhir Pilkada.
Pasangan Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen menunjukkan keunggulan nyata dalam PSU Pilkada Papua 2025 berdasarkan data quick count dari Partai Golkar dan Indikator Politik Indonesia. Didukung oleh 17 partai politik dan kekuatan akar rumput, mereka memiliki posisi kuat dalam menghadapi rekapitulasi resmi KPU.




