spot_img
spot_img

Basarnas: Pembongkaran Ponpes Al-Khoziny Capai 75%, 45 Korban Meninggal

Indeks News – Proses pembongkaran reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Sidoarjo hampir rampung. Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyampaikan bahwa progres pembongkaran bangunan saat ini sudah mencapai sekitar 75%.

“Pembongkaran bangunan yang kita lakukan hingga hari ini dibantu dengan dua unit ekskavator dan satu alat pemecah beton (breaker) yang aktif. Saya kira bangunan hampir 75%,” kata Bramantyo kepada wartawan, Minggu (5/10/2025).

Proses pembongkaran dilakukan oleh tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan dengan bantuan alat berat. Keputusan ini diambil setelah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan di reruntuhan dan telah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga korban.

Tim SAR gabungan yang diterjunkan terdiri dari berbagai ahli, termasuk tenaga teknis dan personel berpengalaman, untuk menangani kesulitan yang muncul selama proses pembongkaran. Salah satu tantangan utama adalah kondisi reruntuhan yang masih terintegrasi dengan bangunan di sekitarnya.

“Kami berusaha menuntaskan proses ini mungkin dalam dua sampai tiga hari ke depan,” ujar Bramantyo.

Hingga Minggu sore, Basarnas mencatat total 149 korban yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan. Dari jumlah tersebut, 104 orang dilaporkan selamat, sementara 45 korban meninggal dunia, termasuk dua orang yang hanya berhasil ditemukan dalam bentuk potongan tubuh (body part).

“Semua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” jelas Bramantyo.

Pihak Basarnas menekankan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati demi keselamatan tim dan untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan.

Selain itu, koordinasi dengan keluarga korban terus dilakukan agar semua pihak mendapatkan informasi terkini terkait kondisi di lapangan.

Kejadian runtuhnya Ponpes Al-Khoziny ini menimbulkan duka mendalam bagi warga Sidoarjo dan masyarakat luas. Pemerintah daerah bersama tim SAR berkomitmen untuk menyelesaikan proses pembongkaran dan evakuasi secepat mungkin, sembari tetap menjaga keselamatan semua pihak yang terlibat.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses