Guru SD di Kediri Viral Usai Ajarkan Anak Menyetrika: Bentuk Kemandirian Sejak Dini

Kediri, Indeks News – Sebuah video kegiatan belajar mengajar tak biasa di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kediri viral di media sosial dan menuai decak kagum dari warganet. Dalam video yang diunggah akun TikTok @pikipurba, tampak seorang guru membimbing siswanya, baik laki-laki maupun perempuan, belajar menyetrika pakaian langsung di dalam kelas.

Aksi ini bukan sekadar kegiatan iseng, melainkan upaya menanamkan kemandirian dan keterampilan hidup (life skill) sejak dini. Netizen ramai memuji langkah inovatif sang guru SD yang dianggap menolak budaya patriarki dan mengajarkan kesetaraan peran kepada anak-anak.

Video berdurasi 27 detik itu memperlihatkan beberapa siswa berseragam merah-putih tengah berlatih menyetrika dengan penuh konsentrasi. Setrika diletakkan di atas meja yang dialasi kain, lengkap dengan colokan listrik panjang. Guru terlihat mengawasi dan membimbing langsung agar anak-anak memahami cara menyetrika yang aman dan rapi.
Tak butuh waktu lama, video tersebut viral dan sudah ditonton lebih dari 2,4 juta kali. Komentar positif membanjiri unggahan tersebut.
“Cuci, seterika, dan masak bukan tugas perempuan, tapi skill hidup yang semua orang harus punya,” tulis akun @Acik di kolom komentar.
Sosok di balik aksi inspiratif itu adalah Muchamad Viki Adi Purba, atau akrab disapa Piki Purba, guru muda berusia 29 tahun yang mengajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Kras 2 Kediri, Jawa Timur sejak tahun 2022.
“Ini pembelajaran basic life skill. Saya ingin anak-anak belajar keterampilan dasar seperti menyetrika dan melipat baju. Di usia sekolah dasar, kegiatan sederhana seperti ini bisa membentuk karakter penting,” ujarnya.
Menurut Piki, pelajaran ini mengajarkan anak tentang keteraturan, tanggung jawab, kehati-hatian, dan fokus. Ia menilai pendidikan tidak boleh berhenti pada teori di kelas saja, melainkan harus menyentuh aspek kehidupan nyata.
“Kami ingin anak-anak tumbuh bukan hanya pintar di atas kertas, tapi juga punya kemampuan praktis dan mental tangguh. Itu bagian penting dari basic life skill yang mereka bawa sampai dewasa,” tegasnya.
Reaksi siswa pun sangat positif. Banyak yang awalnya canggung, namun berubah menjadi antusias ketika berhasil melipat dan menyetrika baju sendiri.
“Anak-anak sebenarnya senang kalau diberi kepercayaan dan tantangan. Dari situ saya sadar, kunci kemandirian anak adalah kesempatan yang diberikan pendidik,” pungkasnya.
Aksi inspiratif guru SD Kediri ini menuai pujian luas dari publik. Banyak yang berharap agar pendidikan life skill seperti menyetrika, memasak, dan melipat pakaian dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain di Indonesia sebagai bagian dari pembentukan karakter anak.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses