Indeks News – Misteri penemuan mayat perempuan dalam kondisi terbakar dan terkubur di kebun tebu Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, akhirnya mulai terungkap.
Penemuan mayat tersebut diketahui bernama Ponimah (42), warga Dusun Wonorejo, Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Identitas korban terkonfirmasi melalui pemeriksaan sidik jari dan pencocokan ciri fisik oleh tim Inafis Polres Malang, yang kemudian diperkuat dengan konfirmasi dari pihak keluarga.
Kasat Reskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur membenarkan penemuan mayat perempuan dalam kondisi terbakar dan terkubur di kebun tebu.
Ia menjelaskan, Ponimah sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan.
Selain melakukan identifikasi, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk potongan pakaian dan benda yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
“Saat ini barang bukti tengah diperiksa di laboratorium forensik untuk memperkuat proses pembuktian,” ujarnya, Selasa (14/10).
Tim gabungan dari Satreskrim Polres Malang dan Polsek Sumbermanjing Wetan kini terus bekerja di lapangan untuk menyingkap dalang di balik kematian Ponimah.
“Kami berupaya mengungkap siapa pelaku serta apa motif yang melatarbelakanginya,” tambah Nur.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menegaskan, kepastian identitas korban menjadi titik awal penting bagi penyidikan.
Saat ini fokus kami memperdalam hubungan antara korban dengan pihak-pihak yang diduga terlibat.
“Polres Malang berkomitmen mengusut kasus ini secara profesional hingga tuntas,” tegasnya.
Saat ini jasad Ponimah masih diautopsi di RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Polisi membuka kemungkinan adanya motif tertentu yang mendasari aksi keji ini.




