spot_img
spot_img

Heboh Isu BBM Kotor, Pertamina Jawab Tuntas: Tak Ada yang Ditutupi!

Surabaya,Indeks News – Media massa dinilai memiliki peran vital dalam meredam isu terkait dugaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang disebut-sebut terkontaminasi. Hal ini disampaikan Kepala Unit Intelkam Polres Surabaya, Iptu Taufik, dalam konferensi pers bersama PT Pertamina Patra Niaga di salah satu SPBU di Jawa Timur,  (31/10/2025).

Taufik menegaskan pentingnya penyebaran informasi yang jernih, proporsional, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan keresahan publik.

“Kami berharap informasi terkait hasil uji dan klarifikasi ini bisa disampaikan dengan benar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujar Taufik.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pertamina yang terbuka memberikan klarifikasi dan hasil uji BBM, serta menjalin sinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan kepercayaan publik tetap terjaga.

Sementara itu, pihak Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab BUMN energi dalam menjaga kualitas layanan dan kepercayaan masyarakat.

Pertamina menegaskan bahwa perannya bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai “Rumah Energi” bagi masyarakat Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui berbagai fasilitas di SPBU, seperti musala, mini market, kafe, layanan isi angin dan air gratis, hingga toilet bersih yang membuat masyarakat merasa nyaman.

“Kami ingin menjadikan SPBU bukan hanya tempat mengisi BBM, tetapi tempat yang membuat masyarakat merasa seperti di rumah sendiri — Ini Rumah Kita,” tulis keterangan resmi Pertamina.

Langkah transparan ini diharapkan mampu meredam keresahan masyarakat dan memulihkan kepercayaan publik terhadap kualitas BBM nasional.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses