spot_img
spot_img

Kecelakaan Maut Tiga Kendaraan di Tol Cipali: Lima Tewas, 21 Luka

Indeks News – Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Km 72.600 arah Jakarta, Selasa (18/11/2025) dini hari.

Peristiwa tragis yang melibatkan dua bus dan satu kendaraan Daihatsu Gran Max tersebut menewaskan lima orang, sementara tujuh korban mengalami luka berat dan 14 lainnya luka ringan.

Kronologi bermula ketika Gran Max bernomor polisi B 2508 TFT melaju dari Cirebon menuju Jakarta di lajur cepat.

Saat tiba di Km 72.200 B, kendaraan tersebut berpindah ke lajur dua. Dari arah belakang, Bus Agra Mas B 7554 KGA datang dengan kecepatan tinggi dan diduga sopir tidak menjaga jarak aman, sehingga langsung menghantam bagian belakang Gran Max.

Benturan keras membuat Gran Max terpental, berputar, lalu kembali ditabrak oleh Bus Sinar Jaya B 7895 FBA yang datang dari belakang.

Tabrakan beruntun tersebut menyebabkan ketiga kendaraan mengalami kerusakan parah.

Bus Agra Mas terhenti dalam posisi melintang dan menutup dua lajur, Gran Max berhenti di bahu jalan menghadap timur, sementara Bus Sinar Jaya terperosok ke selokan.

Seluruh korban sudah dievakuasi ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.

“Telah terjadi kecelakaan pada Selasa dini hari, melibatkan dua bus dan satu kendaraan Gran Max. Akibat kejadian ini, sebanyak lima orang meninggal dunia dan lainnya masih dalam pendataan. Dugaan sementara masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Muthia Khanza, saat ditemui di RS Abdul Radjak Purwakarta.

Unit Laka Lantas Polres Purwakarta kini melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, menelusuri kelalaian pengemudi, serta menganalisis kondisi lalu lintas saat kejadian.

Insiden ini kembali menambah daftar panjang kecelakaan mematikan di Tol Cipali, terutama pada jam-jam dini hari ketika lalu lintas lengang dan kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses