Film Rumah Singgah Siap Tayang 27 Agustus, Hadirkan Kisah Persahabatan dan Harapan di Tengah Ujian Hidup

JAKARTA — Film drama Rumah Singgah bersiap menyapa penonton Indonesia di bioskop mulai 27 Agustus 2026. Diproduksi SENARA bekerja sama dengan Mandela Pictures dan Limelight Pictures, film arahan Dyan Sunu Prastowo ini mengangkat kisah tentang persahabatan, kehilangan, harapan, dan bagaimana seseorang kembali menemukan makna hidup ketika menghadapi situasi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Film Rumah singgah  ini berpusat pada Karla, diperankan oleh Adhisty Zara, seorang atlet lari yang harus menghadapi kenyataan setelah didiagnosis mengidap osteosarkoma, salah satu jenis kanker tulang. Kondisi tersebut mengubah perjalanan hidup Karla sekaligus membuatnya harus meninggalkan sejumlah mimpi yang selama ini ia perjuangkan.

Dalam situasi tersebut, Karla kemudian tinggal di sebuah rumah singgah yang dikelola Bu Andin (Dewi Irawan). Rumah Singgah itu mempertemukannya dengan sejumlah penghuni lain, yakni Luki (Devano), Toni (Ciccio Manassero), dan Pika (Messi Gusti).

Rumah Singgah

Alih-alih sekadar menjadi tempat persinggahan selama menjalani pengobatan, rumah tersebut perlahan menjadi ruang bagi Karla dan teman-teman barunya untuk saling mengenal, berbagi cerita, serta menemukan kembali semangat untuk menjalani hari.

Kehadiran Mang Didu (Aming), penjaga rumah singgah, turut memberikan warna dalam perjalanan mereka. Dari hubungan yang terjalin di tempat tersebut, Rumah Singgah membangun cerita mengenai orang-orang yang sama-sama memiliki persoalan, tetapi memilih untuk saling menguatkan.

Ketika Waktu Menjadi Hal yang Berharga

Rumah Singgah

Sutradara Dyan Sunu Prastowo mengatakan bahwa salah satu gagasan utama yang ingin dibawa melalui Rumah Singgah adalah mengenai waktu dan bagaimana manusia sering kali baru menyadari nilainya ketika keadaan berubah.

“Selama membuat Rumah Singgah, kami banyak berbicara tentang waktu. Tentang bagaimana sesuatu yang kita anggap sederhana menjadi begitu berarti ketika kita menyadari bahwa waktu tidak selalu berjalan seperti yang kita harapkan,” ujar Dyan Sunu Prastowo.

Menurutnya, pertemuan film dengan penonton menjadi bagian penting dari perjalanan Rumah Singgah. Film ini tidak hanya ingin menghadirkan drama, tetapi juga mengajak penonton kembali melihat arti kehadiran, persahabatan, dan kesempatan untuk tetap memiliki mimpi.

Rumah Singgah

“Kami juga merasa waktunya tepat untuk mengajak publik datang bersama-sama ke bioskop, bukan hanya untuk menonton Rumah Singgah, tetapi juga untuk merasakan kembali betapa berharganya hadir untuk seseorang, mendengarkan mereka, dan memberi mereka kesempatan untuk tetap bermimpi,” lanjutnya.

Devano dan Sisi Personal Karakter Luki

Selain kekuatan cerita, pengalaman para pemain selama proses produksi turut menjadi bagian dari perjalanan Rumah Singgah. Salah satunya dirasakan Devano, yang memerankan karakter Luki.

Bagi Devano, Luki merupakan sosok yang mengajarkannya untuk melihat kehidupan dari perspektif berbeda. Karakter tersebut tetap berusaha menikmati hal-hal sederhana sekaligus hadir bagi orang-orang di sekitarnya.

Pengalaman tersebut kemudian semakin personal ketika Devano turut membawakan lagu “Surat Hati”, yang menjadi bagian dari film.

“Menjadi Luki membuat saya belajar melihat banyak hal dari sudut pandang yang berbeda. Walaupun berada di situasi yang nggak mudah, Luki tetap bisa menikmati hal-hal sederhana dan selalu ada untuk teman-temannya,” tutur Devano.

Ia berharap pengalaman yang dirasakan para pemain selama proses produksi dapat tersampaikan kepada penonton ketika film tersebut hadir di layar lebar.

“Semoga penonton bisa ikut merasakan kehangatan yang kami rasakan saat membuat film ini, dan setelah menontonnya bisa lebih menghargai waktu serta orang-orang yang selalu ada untuk kita,” lanjutnya.

Bukan Sekadar Drama tentang Penyakit

Meski berangkat dari kondisi Karla yang harus menghadapi penyakit serius, Rumah Singgah tidak semata-mata menempatkan persoalan tersebut sebagai pusat cerita. Film ini lebih jauh mengeksplorasi hubungan antarkarakter dan bagaimana sebuah pertemuan dapat mengubah cara seseorang memandang kehidupannya.

Dinamika Karla, Luki, Toni, Pika, Bu Andin, dan Mang Didu menjadi fondasi emosional film. Dari persahabatan hingga momen-momen sederhana yang mereka lalui bersama, Rumah Singgah berusaha menunjukkan bahwa harapan dapat muncul dari tempat dan situasi yang tidak terduga.

Produser SENARA Hans Andreas menilai perjalanan sebuah film justru menemukan maknanya ketika karya tersebut akhirnya bertemu dengan penonton.

“Pada akhirnya, sebuah film tidak selesai ketika proses produksinya berakhir. Ia baru benar-benar menemukan maknanya ketika bertemu dengan penonton,” ujar Hans Andreas.

Ia berharap Rumah Singgah dapat menjadi film yang tidak hanya disaksikan di bioskop, tetapi juga membuka percakapan setelah penonton meninggalkan ruang pemutaran.

“Melalui Rumah Singgah, kami ingin menghadirkan manusia-manusia dengan mimpi, tawa, ketakutan, dan keinginannya untuk menjalani hidup sepenuhnya. Semoga penonton menemukan cerita mereka sendiri di dalam film ini, dan membawa pulang sebuah percakapan yang berlanjut di luar ruangan bioskop,” tambahnya

Rumah Singgah dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris, di antaranya Adhisty Zara, Devano, Messi Gusti, Ciccio Manassero, Aming, Dewi Irawan, Marthino Lio, Agnes Naomi Shivapriya, dan Alex Abbad.

Film ini merupakan produksi SENARA bekerja sama dengan Mandela Pictures dan Limelight Pictures. Ide cerita digagas oleh Celvin Jaya Hadi, dengan skenario ditulis oleh Raditya, sementara Dyan Sunu Prastowo dipercaya sebagai sutradara.

Dengan perpaduan drama, persahabatan, dan perjalanan emosional para karakternya, Rumah Singgah siap mengajak penonton menyaksikan kisah tentang mereka yang berusaha menemukan alasan untuk terus melangkah ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana.

Film Rumah Singgah tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

 

 

 

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses