Indeks News – Sabtu sore (17/8/2025), matahari bersinar terang di atas Molineux Stadium. Ribuan suporter Manchester City yang menempati tribun Steve Bull Stand tak henti-hentinya bernyanyi, seakan merayakan kembalinya kejayaan tim kesayangan mereka. Chant “City are back” menggema, menjadi latar kemenangan meyakinkan 4-0 atas Wolverhampton Wanderers pada laga pembuka Premier League musim 2025/2026.
Kemenangan telak ini langsung menempatkan Manchester City di puncak klasemen sementara. Bagi Pep Guardiola, yang baru saja merombak skuadnya di musim panas, laga ini adalah bukti bahwa timnya masih menjadi ancaman terbesar di Inggris.
Sejak peluit pertama dibunyikan, duel berjalan hati-hati. Kedua tim tampak menahan diri, seolah masih mencari ritme permainan. Wolves sempat membuat kejutan ketika Marshall Munetsi hampir mencetak gol. Namun, ia sudah lebih dulu terperangkap offside.
Manchester City baru benar-benar menunjukkan dominasinya setelah menit ke-30. Pergerakan cepat dari sisi sayap dan pressing ketat membuat Wolves semakin tertekan di daerahnya sendiri.
Haaland Buka Keran Gol bagi Manchester City
Ketika pertandingan memasuki menit ke-34, Erling Haaland melakukan apa yang selalu dia lakukan: mencetak gol. Berawal dari aksi Rico Lewis di sisi kanan, umpan tariknya disambar Haaland dari jarak dekat. Jose Sa hanya bisa terdiam melihat bola bersarang di gawangnya.
Gol ini seakan membuka kunci permainan City. Tiga menit kemudian, giliran pemain anyar Tijjani Reijnders unjuk gigi.
Pada menit ke-37, Reijnders melepaskan tembakan kaki kiri keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok kiri gawang Wolves. Itu adalah gol debut sempurna bagi gelandang asal Belanda ini, yang dipercaya menggantikan peran Kevin De Bruyne.
Memasuki babak kedua, Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang Norwegia itu memanfaatkan kelengahan pertahanan Wolves dan menutup laga dengan dua gol pribadi.
Tak berhenti di situ, Manchester City memperkenalkan satu lagi wajah baru. Rayan Cherki, pemain muda yang baru didatangkan musim panas ini, mencetak gol ketiga City pada menit ke-70. Sama seperti Reijnders, Cherki juga menandai debutnya di Premier League dengan torehan gol.
Wolves benar-benar tak berdaya setelah gol-gol Manchester City mulai berdatangan. Struktur pertahanan tinggi yang diterapkan Guardiola membuat tim tuan rumah sulit mengembangkan permainan. Setiap percobaan serangan selalu kandas sebelum mendekati gawang Ederson.
Di sisi lain, City tampil begitu efisien. Setiap serangan yang mereka bangun hampir selalu berbuah peluang emas. Kombinasi pemain lama dan rekrutan baru berjalan mulus, seakan Guardiola berhasil menemukan keseimbangan sejak pekan pertama.
Sekitar 3.000 pendukung City yang melakukan perjalanan ke Wolverhampton larut dalam kebahagiaan. Mereka menyanyikan lagu kebanggaan sepanjang laga, sambil menikmati kemenangan telak di bawah sinar matahari sore.
Bagi mereka, hasil 4-0 ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah pernyataan bahwa Manchester City telah kembali dengan wajah baru, tetapi dengan semangat juara yang sama.




