spot_img
spot_img

Ayu Aulia Dulu Membela, Kini Mengancam Bongkar Chat dengan Ridwan Kamil

Indeks News – Perselisihan baru mencuat antara model Ayu Aulia dan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Hubungan yang sebelumnya terlihat solid dalam kasus hukum melawan model Lisa Mariana, kini berubah menjadi ketegangan penuh emosi.

Ayu yang merasa kecewa, menumpahkan amarahnya melalui media sosial, bahkan mengancam akan membuka fakta lain terkait sosok Ridwan Kamil.

Ayu Aulia selama ini dikenal sebagai saksi kunci dalam laporan pencemaran nama baik yang dilayangkan Ridwan Kamil terhadap Lisa Mariana. Ia merasa berjuang total membela sang mantan gubernur.

Namun, kabar adanya potensi perdamaian dalam kasus itu membuat Ayu merasa seolah hanya dijadikan pion.

“Jujur sedih gitu ya, karena semua berita itu dari aku. Dari yang Papanya di Lapas Banten, si Revelino itu, aku sampai ke sana. Semuanya tuh aku. Jadi aku merasa dimanfaatin,” keluh Ayu Aulia, dikutip Senin (8/9/2025).

Kekecewaan itu semakin dalam karena, menurut Ayu, tak ada penghargaan sedikit pun atas kontribusinya. “Sekarang ini boro-boro ‘terima kasih ya Mbak’,” ujarnya getir.

Bongkar Chat Diduga dengan Ridwan Kamil

Kemarahan Ayu Aulia tak berhenti pada kata-kata. Melalui Instagram Story akun @ayuandiyantiaulia, ia mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan pria berinisial RK 71 yang diduga kuat Ridwan Kamil.

Dalam percakapan itu terlihat sapaan hangat seperti “Halo Kak Ayu” hingga obrolan seputar sahur dan aktivitas pribadi. Ayu bahkan menuliskan sindiran pedas dengan menandai akun Instagram @ridwankamil, menyinggung soal banyaknya perempuan yang dekat dengan mantan gubernur tersebut.

“Yooo pantes aja org ke semua cewe gitu yah kang,,” tulis Ayu, dikutip Minggu (7/9/2025).

Lebih jauh, Ayu Aulia menuding Ridwan Kamil kerap bersikap genit. Ia mengaku pernah dikejar-kejar sejak awal perkenalan.

Respons Pihak Ridwan Kamil

Menanggapi ancaman dan sindiran Ayu, kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar-butar, memilih bungkam.

“Saya tidak mau berkomentar terkait dengan pihak lain di luar Pak RK dengan LM,” tegas Muslim, dikutip dari YouTube Cumicumi, Selasa (9/9/2025).

Ia menegaskan tim hukumnya akan fokus pada laporan pencemaran nama baik yang masih berproses di Bareskrim Polri. “Ini sudah dalam proses pidana, kita ikutin saja,” imbuhnya.

Luka Lama Kasus Lisa Mariana

Perseteruan ini tak lepas dari kasus Lisa Mariana. Pada April 2025, Lisa blak-blakan mengaku pernah menjalin hubungan dengan Ridwan Kamil pada 2021, bahkan mengklaim sempat hamil anaknya.

Namun, hasil tes DNA pada 20 Agustus 2025 membuktikan bahwa Ridwan Kamil bukan ayah biologis anak Lisa. Meski begitu, tudingan Lisa sempat mengguncang reputasi ayah dua anak itu.

Dari sisi Lisa, ia justru menuding Ayu sebagai pihak yang memaksanya membuat video syur demi memenuhi permintaan Ridwan Kamil. Tudingan itu langsung dibantah keras oleh mantan Wali Kota Bandung tersebut.

Tak hanya Ayu, kuasa hukum lain bernama Fikri Wijaya juga menentang keras jika Ridwan Kamil memilih jalan damai dengan Lisa. Ia bahkan mengaku akan “frontal dan marah” bila laporan di Mabes Polri dicabut.

“Kasih pembelajaran ke perempuan ini. Jangan ada ruang, haramkan untuk berdamai atau mencabut laporan,” tegas Fikri, Minggu (24/8/2025).

Kekecewaan Ayu Aulia

Bagi Ayu Aulia, keterlibatannya dalam kasus ini telah menguras energi, emosi, bahkan reputasi pribadi. Ia merasa sudah “pasang badan” untuk membela kehormatan Ridwan Kamil, namun akhirnya disia-siakan.

“Kalau memang tidak betul ya memang harus dihukum gitulah ya,” katanya. “Bukan malah damai.”

Kini, Ayu Aulia justru berada di pihak yang berseberangan. Dari saksi kunci yang mendukung, ia berubah menjadi sosok yang mengancam akan membuka aib baru.

Perseteruan yang awalnya berpusat pada Lisa Mariana, kini berkembang menjadi drama baru antara Ayu Aulia dan Ridwan Kamil.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses