Indeks News – Banjir yang disebabkan hujan deras melanda sepanjang pantai Laut Hitam di Bulgaria, menewaskan tiga orang di sebuah kota resor populer. Luapan lumpur dari banjir bahkan menyapu sejumlah mobil, meninggalkan kerusakan yang signifikan di kawasan tersebut.
Dilaporkan AFP pada Sabtu (4/10/2025), pemerintah Bulgaria telah menetapkan keadaan darurat di beberapa kotamadya di tenggara dan barat laut negara itu. Upaya penyelamatan pun dikerahkan untuk mengevakuasi warga dan memeriksa kerusakan akibat bencana.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan air berlumpur yang deras menyapu mobil-mobil di salah satu jalan utama resor Laut Hitam Elenite.
Selain merusak infrastruktur, banjir juga menimbulkan korban jiwa. Jenazah seorang pria ditemukan di sebuah apartemen dalam kompleks hotel, sementara dua petugas penyelamat dilaporkan tewas saat menjalankan tugas.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Toni Todorov, menyatakan kepada wartawan bahwa banjir telah merusak banyak bangunan dan jalan. Beberapa kendaraan bahkan terseret hingga ke laut.
Untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak, pihak berwenang mengerahkan pesawat tanpa awak guna memeriksa mobil-mobil yang tersapu arus.
Kasus ini juga memicu perhatian terhadap isu lingkungan. Para pecinta lingkungan telah memperingatkan selama bertahun-tahun bahwa pembangunan yang masif di sepanjang pantai Laut Hitam berpotensi memperparah dampak bencana alam.
Mereka menekankan bahwa pembangunan pesisir yang tidak terkendali meningkatkan risiko kerusakan saat hujan deras atau banjir terjadi.
Banjir di Laut Hitam Bulgaria ini menjadi pengingat keras akan risiko yang timbul dari kombinasi kondisi alam ekstrem dan pembangunan yang kurang memperhatikan aspek lingkungan.
Pemerintah pun diharapkan memperkuat langkah mitigasi dan sistem peringatan dini untuk mengurangi dampak bencana di masa depan.




