Jakarta, Indek News – Kasus dugaan keracunan massal kembali terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 127 siswa di Purworejo, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari dapur MBG.
Imbas kejadian ini, dapur MBG Desa Purwosari, Kecamatan Purwodadi, resmi ditutup sementara mulai Senin (6/10/2025).
“Ya, kita tutup. Untuk waktunya belum bisa kita tentukan karena harus menunggu hasil laboratorium dan arahan dari pusat,” kata Kepala Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (KSPPI) sekaligus penanggung jawab dapur MBG Purwosari, Yuda Sandi, Jumat (3/10/2025).
Yuda menegaskan bahwa menu yang diberikan telah sesuai standar kesehatan. Namun, ia menyayangkan pihak sekolah tidak segera melaporkan siswa yang mengalami gejala keracunan pada insiden tersebut sehingga makanan bermasalah tidak bisa langsung diganti.
“Kan ternyata sudah dari hari kemarin dan tidak ada laporan ke kami. Misal ada konfirmasi ada yang tidak layak, maka akan kami ganti,” ujarnya.
Sisa makanan dari dapur MBG sudah ditarik untuk diperiksa. Petugas Dinas Kesehatan membawa sampel ke laboratorium guna mengetahui penyebab keracunan.
“Sampel makanan sudah kami bawa ke Dinkes untuk dicek, dan semua makanan yang belum sempat disajikan sudah ditarik,” tambah Yuda.
Kasus ini menambah daftar insiden keracunan massal dalam program MBG. Pemerintah diminta segera memperketat pengawasan dapur MBG demi memastikan keamanan pangan dan keselamatan siswa penerima manfaat.




